News Update
Live Update Berita Terkini

Pemkot Jakut Awasi Stok dan Harga Pangan Hadapi Musim Kemarau

Rabu, 30 Sep 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Arsip Foto - Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara Novy Crhistine Palit meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Koja, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). (ANTARA/HO-Pemkot Jakut).
Dengarkan dgn suara Siap
8.7K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) meningkatkan pengawasan ketersediaan dan harga pangan di sejumlah pasar untuk menjaga pasokan selama musim kemarau.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara Novy Christine Palit mengatakan pemantauan dilakukan secara rutin setiap pekan oleh petugas di sejumlah pasar di wilayah Jakarta Utara.

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

“Pengawasan rutin dilakukan petugas setiap pekan di sejumlah pasar di Jakarta Utara,” kata Novy di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Menurut dia, petugas melakukan pendataan sekaligus memantau stok dan harga berbagai kebutuhan pangan. Hasil pemantauan kemudian dilaporkan kepada Dinas KPKP DKI Jakarta untuk ditindaklanjuti apabila ditemukan kenaikan harga atau kekurangan pasokan.

“Setiap hasil monitoring disampaikan ke Dinas KPKP. Jika terjadi kenaikan atau kekurangan stok, agar dapat ditindaklanjuti bersama,” ujarnya.

Selain melakukan pengawasan di pasar, Sudin KPKP Jakarta Utara mendorong masyarakat menanam tanaman pangan sebagai alternatif sumber karbohidrat selain beras.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Masyarakat didorong memanfaatkan lahan yang tersedia melalui kegiatan urban farming.

“Tanaman pengganti beras yang ditanam adalah jagung, singkong, dan ubi,” kata Novy.

Sebelumnya, Sudin KPKP Jakarta Utara menyiapkan 3.600 bibit tanaman pangan untuk ditanam di lahan seluas 6.050,5 meter persegi yang tersebar di 70 lokasi. Program tersebut merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pendamping Beras Tahun 2026.

Novy mengatakan bibit yang disiapkan terdiri atas 1.200 polybag jagung pulut, 1.200 polybag edamame, 600 batang bibit singkong, dan 600 polybag bibit ubi jalar.

Selain empat komoditas tersebut, sejumlah lokasi juga ditanami pisang dan labu madu.

Dari total 70 lokasi penanaman, sebanyak 15 lokasi berada di Kecamatan Cilincing dengan luas 857 meter persegi, 10 lokasi di Koja seluas 1.356 meter persegi, dan 11 lokasi di Kelapa Gading seluas 1.332 meter persegi.

Selanjutnya, terdapat 20 lokasi penanaman di Kecamatan Tanjung Priok dengan luas 1.888 meter persegi, tujuh lokasi di Pademangan seluas 218 meter persegi, serta tujuh lokasi di Penjaringan dengan luas 399,5 meter persegi.

Melalui pengawasan pasokan pangan dan perluasan urban farming, Pemkot Jakarta Utara berupaya menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan perkotaan untuk produksi pangan masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.