Breaking News
Live Update Berita Terkini

COVID 19 DI BOALEMO MASUK KATEGORI RESIKO RENDAH, SUTRIANI : PERLU TINGKATKAN KEWASPADAAN

Rabu, 19 Agu 2020
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
7.7K pembaca

Laporan : Nurman Ismail (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba.

BOALEMO [KP] – Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Sutriani Lumola, M.Kes, menyampaikan analisis angka reproduksi penyebaran Covid 19 di kabupaten Boalemo, pada acara sosialisasi penerapan peraturan Bupati nomor. 60 tahun 2020 yang dilaksanakan di Bundaran Tugu Jagung pada Selasa (18/08/2020).

Disampaikannya bahwa berdasarkan hasil analisis angka reproduksi penyebaran Covid 19 di wilayah kabupaten Boalemo menurun hingga sampai pada angka satu persen dari angka yang sebelumnya berada pada zona merah. Padahal sebelumnya angka pasien yang terdampak Covid 19 di kabupaten Boalemo cukup tinggi, dengan jumlah total 238 pasien.

Ukuran analisis kasus yang dipakai berdasarkan angka pasien yang sembuh, dengan jumlah 236 orang dari jumlah total kasus 238 pasien, artinya kata Kadis Sutriani, bahwa pasien yang tersisa tinggal dua orang. Hal ini mengantarkan angka penyebaran Covid 19 di kabupaten Boalemo masuk dalam kategori resiko rendah.

“Alhamdulillah dari 238 kasus yang terjangkit hingga saat ini tinggal dua orang yang dalam posisi isolasi mandiri. Berati lebih dari 75% terkonfirmasi dinyatakan sembuh, sehingga pada analisa angka reproduksi kita kurang dari 1%, artinya dari 1 pasien hanya mampu menyebarkan kepada 1 orang, kita masuk pada kategori resiko rendah,” ungkap Kadis Sutriani.

Meskipun demikian Kadis Sutriani menghimbau agar lebih meningkatkan kewaspadan terhadap penyebaran Covid 19, mengingat  angka serangan di kabupaten Boalemo masih cukup tinggi.

“Kalau kita lihat angka serangan pada akhir akhir ini cukup tinggi, walaupun kita dibawah dari angka nasional lima persen, namun angka serangan kita sekitar 3,5 persen, sehingga ini patut kita waspadai,” ungkap Kadis Sutriani.

Lebih lanjut Sutriani menyampaikan bahwa Covid 19 adalah virus yang mematikan, namun cara pencegahannya sangat sederhana dengan taat pada protokoler kesehatan,cukup dengan 4 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.