BURUH PELABUHAN MENGADU, INI TANGGAPAN HELMI ADAM NENTO ALEG DEPROV

BERITA210 Dilihat

Laporan : Aldiyansah
Editor : Mahmud Marhaba
GORONTALO (KP) – Tenaga kerja di Gorontalo khususnya nasib para buruh terus saja menjadi perhatian para pengambil kebijakan. Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia menggelar Sosialisasi di bidang Ketenagakerjaan, Sabtu (18/08/2018).

Didampingi anggota DPRD Provinsi Gorontalo, H. Helmi Adam Nento, dilakukan pertemuan dengan para pekerja di kompleks GBC Kota Gorontalo.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hi. Helmi Adam Nento, M.Ec.Dev menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan reses anggota dewan yang bekerja sama dengan Serikat Pekerja Transport untuk mensosialisasikan undang-undang Ketenagakerjaan.

“Salah satu tujuan dari sosialisasi ini merupakan bentuk kepedulian, dan kami disini menyampaikan apa yang jadi hak-hak mereka. Kemudian kalau ada persoalan-persoalan dengan perusahaan yang harus diselesaikan maka dari itu sosialisasi ini berkenaan dengan hak-hak mereka.” Jelas Helmi Adam.

Dari sosialisasi yang bertujuan untuk kepentingan hak-hak pekerja, Rahman Mamula yang profesinya seorang buruh kapal mengungkapkan unek-unek soal pekerjaan dan nasib mereka.

“Dengan adanya persaingan dua perusahaan di luar dari ketentuan, membuat kami sulit untuk mendapatkan penghasilan. Apalagi kami seorang buruh jika tidak kerja hari ini maka besok tidak bisa makan, maka dari itu kami memohon bantuan kepada Kepala Dinas Tenaga kerja dan Anggota DPRD Provinsi agar dapat merealisasikan apa yang telah didiskusikan disini,” Ujar Rahman Mamula.

“Saya berdiri disini sebagai perwakilan dari buruh kapal, maka dari itu kami dari masyarakat yang ada di pelabuhan Gorontalo yang sebagian besar berprofesi sebagai buruh kapal memohon bantuan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan anggota DPRD.” Lanjutnya.

Mendengar keluhan dari masyarakat yang hadir, anggota DPRD Provinsi Gorontalo menjelaskan bahwa apabila terjadi masalah sengketa terhadap kaum buruh dengan perusahaan maka federasi yang akan memfasilitasi tenaga kerja yang memiliki kendala.

“Saya akan membackup persoalan buruh agar bisa diperhatikan oleh Federasi dan Dinas Tenaga Kerja. Itu menjadi hal yang prioritas dalam kerja saya kedepan,” ungkap Helmi Adam Nento yang sangat profile itu.
Kini anggota Dewan Provinsi itu rencananya akan melakukan road show ke masyarakat Kota untuk menampung aspirasi yang akan diperjuangkan pada tahun 2019 mendatang.

“Hak-hak rakyat wajib diperjuangkan dan dibela untuk kesejahteraan mereka,” ungkap Helmi Adam Nento saat bersama wartawan usai sosialisasi itu.#(KP)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar