Laporan : Serman Tahala
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Pemerintah Boalemo menggelar rapat bersama Forkopimda Boalemo dalam rangka membahas kelangkaan minyak goreng dan minyak curah di wilayah Kabupaten Boalemo.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Boalemo Anas Jusuf dan dihadiri Kapolres Boalemo yang diwakili Kabag OPS, Dandim 1313 Pohuwato diwakili perwira penghubung, para distributor baik dari alfamart, indomaret dan pemilik usaha pertokoan yang ada di Boalemo.
Dalam kesempatan itu, Bupati Boalemo Anas Jusuf, menyampaikan bahwa kelangkaan minyak goreng di wilayah Boalemo diakibatkan oleh adanya harga yang sebelumnya berkisar Rp.28.000, kemudian diturunkan, sehingga stok yang ada itu ditarik kembali, namun untuk mengembalikan lagi butuh proses.
“Oleh pihak Indomaret dan Alfamart selaku distributor di wilayah Boalemo, kelangkaan minyak goreng diakibatkan adanya keterlambatan pasokan, saya tidak tahu apakah kekurangan produk atau tidak, yang jelas semua karena kita keterlambatan pasokan,” jelasnya
Oleh karena itu, dengan adanya kelanggkaan tersebut kata Anas, Pemerintah Daerah akan segera menyurat ke Pemerintah Provinsi dalam hal mengantisipasi, untuk bisa dibackup dari distributor yang ada.
“Saya juga meminta kepada pihak TNI-POLRI dan dinas terkait agar dapat melakukan razia dipasar-pasar ritel modern, khususnya Indomaret dan Alfamart, apabila kedapatan penimbunan minyak goreng,maka kami Pemerintah Daerah akan memberikan sanksi keras dengan mencabut izin operasional,” tandasnya. Selasa (22/02/2022) #[KP]






