Abdullah M Naser : Sebagai Ketua Amob, saya Menyesali sikap Pemprov Malut

Kamis, 31 Mar 2022
Ketua Aliansi Masyarkat Oba Bersatu (AMOB), Abdullah M Naser
Dengarkan dgn suara Siap
20.5K pembaca

Laporan : Iswadi
Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Keseriusan pihak pemerintah provinsi melaporkan masa aksi dari masayarakat guraping yang telah buat kerusakan di kantor Gubernur pada beberapa waktu lalu, Ketua Aliansi Masyarakat Oba Bersatu (AMOB) angkat bicara.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Kepada wartawan media kabarpublik.id, Ketua Aliansi Masyarakat Oba Bersatu atau biasa di sebut AMOB, Abdullah M Naser mengatakan bahwa dirinya merasa menyesal jika pernyataan dari Kepala Biro Hukum Setda Malut itu benar dan juga apa yang di katakan sekda Malut itu juga akan sama maka hal ini adalah pemerintah provinsi belum siap secara mental melayani masyarkat. Kamis (31/03/2022)

“Saya justru menyesalkan pernyataan dan laporan kepala biro hukum setda maluku utara ke polisi itulah adalah tindakan lebay yang mencerminkan seorang birokrat yang belum siap secara mental menjadi pelayan masyarakat,” Ungkapnya

Abdullah juga bilang kelurahan Guraping merupakan masyarakat di kawasan lingkar kantor gubernur seharusnya perhatikan ddna pihak Pemprov harus memliki sensisif sosial terhadap mereka.

“Pemprov seharusnya memiliki sensitivitas sosial terhadap masyarakat lingkar kantor gubernur terkait infrastruktur pembangunan apakah itu jalan dan lain lain apalagi guraping itu masuk dalam kawasan strategis pemprov maluku utara,”Ujarnya

Abdullah berharap agar Tuntutan Masyarakat guraping ini bisa di realisasikan dengan secara kekeluargaan yaitu pertemuan antara dua belah pihak agar semuanya terasa nyaman.

“Amob berharap tuntutan masyarakat guraping terkait hotmix jalan 800 meter segera di realisasikan dan kedua belah pihak segera di pertemukan untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan,”Tutupnya #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.