Laporan : Ruslin Paputungan (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba
MANADO (KP) – Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) angkatan ke II dan Kursus Banser lanjutan (Susbalan) yang ke I Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi utara (Sulut) resmi ditutup, Minggu ( 20/10/2019) bertempat di gedung DPRD Prov Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua DPRD Andrei Angow, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Sulut Yusra Alhabsy serta sejumlah pengurus Gp Ansor se Sulut.
Dalam sambutanya, Yusra mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kader-kader militan yang cinta tanah air serta terus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
- HASIL RDP DPRD KABGOR SOAL PEMBAGIAN BANTUAN DI DESA, KURANGNNYA SOSIALISASI APARAT DESA KE WARGA PEMICU KONFLIK
- Quo Vadis Tuntutan Jaksa terhadap Nadiem Makarim: Kriminalisasi Kebijakan atau Pertanggungjawaban Kekuasaan?
- Wako Riza Falepi Bersama Kapolres Payakumbuh Launching Sumdarsin Usia 6-11 Tahun
“Sebagai Badan Otonom (Banom) Nahdatul Ulama (NU), Ansor Banser akan selalu melakukan upaya kaderisasi, baik dijenjang Diklat Terpadu Dasar (DTD) maupun Pendidikan Kader Lanjutan). Dengan adanya kaderisasi ini tentu para pemuda akan terhindar dari hal-hal yang negatif”, ucap Yusran yang juga Aleg DPRD Provinsi itu.
Lebih lanjut ia mengatakan, sejauh ini kader GP Ansor Banser Sulut telah memiliki 2.500 kader yang siap digerakan membantu TNI POLRI dalam rangka mempertahakan NKRI.
Di akhir sambutnya, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Sulut Andrei Angow karena telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan penutupan tersebut.
“Terima kasih karena sudah hadir sekaligus memberikan izin tempat pelaksanaan kegiatan” tutupnya.
Sebelumnya, kegiatan PKL dan Susbalan tersebut digelar selama lima hari sejak Rabu hingga Minggu di gedung Wisma Haji yang diikuti oleh ratusan peserta yang tersebar dari sejumlah daerah di Sulut. # [KP]







