Pj Wali Kota Gandeng Tokoh Agama dan Masyarakat Beri Edukasi Bahaya Narkoba

Jumat, 7 Feb 2025
Dengarkan dgn suara Siap
4.6K pembaca

Laporan : Ifan Saluki
Editor : YR

GORONTALO [kabarpublik.id] – Dalam kegiatan Safari Jum’at yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo pada Jum’at (7/2/2025), isu pemberantasan narkoba turut menjadi salah satu perhatian utama.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Pasalnya, masalah narkoba di kalangan remaja di wilayah Kota Gorontalo sudah merupakan ancaman serius.

Untuk menanganinya, Penjabat (Pj) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk memberikan edukasi terhadap bahaya narkoba, selain peran keluarga dalam menjaga anak-anak dan pihak kepolisian untuk melakukan pemberantasan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda. Orang tua juga harus lebih aktif dalam mengawasi dan mendidik anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba,” ujar Ismail pada kegiatan Safari Jum’at yang diselenggarakan Pemerintah Kota Gorontalo di Masjid Jami Al-Jauhar, Kelurahan Bugis, Kecamatan Dumboraya.

Ismail menambahkan, dalam mencegah dan memberantas narkoba membutuhkan langkah nyata dalam memperkuat kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba, serta upaya kolektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dari penyalahgunaan zat terlarang.

“Kami berharap dapat terus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga generasi muda dari bahaya narkoba dan kenakalan remaja,” tandasnya.

Selain bahaya narkoba, pada Safari Jum’at kali ini, Ismail juga menyentil soal kenakalan remaja yang semakin mengkhawatirkan, seperti pergaulan bebas dan penyebaran hoaks di media sosial.

Tentunya, lanjut dia, kenakalan remaja harus menjadi perhatian bersama. Pihaknya sendiri, akan bekerjasama dengan instansi pendidikan dan lembaga sosial untuk mengurai kenakalan remaja tersebut.

“Sekaligus melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, kita bisa mendapatkan informasi-informasi yang belum tersampaikan kepada masyarakat secara luas. Ini penting agar kita dapat merespons dengan langkah-langkah konkret dalam upaya pencegahan,” ungkapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.