PEMDA BOLTIM HIMBAU ASN GUNAKAN SOSMED DENGAN BIJAK

Minggu, 13 Okt 2019
Bupati Boltim Sehan Landjar ingatkan ASN gunakan Medsos dengan Bijak, Minggu (13/10/2019)
Dengarkan dgn suara Siap
7.4K pembaca

Laporan : Jarber SMSI (Rezky Dasinsingon)

Editor : Mahmud Marhaba

BOLTIM [KP] – Terkait dengan adanya informasi bahwa saat ini aktivitas diberbagai Sosial Media (SosMed) sedang dalam pantauan oleh pihak yang berwenang, Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan Sosmed sebaik mungkin.

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh kepala daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar,SH kepada KABARPUBLIK.ID, Minggu (13/10/2019) via seluler bahwa, secara pribadi dirinya menghimbau kepada seluruh ASN agar dapat menggunakan SosMed secara positif, mengingat banyaknya kejadian melibatkan para ASN baik secara sengaja ataupun tidak melanggar undang- undang ITE, dari berbagai pemberitaan di media beberapa tahun terakhir ini.

“Saya mengharapkan kepada seluruh ASN khususnya yang ada dilingkup Pemerintah Kabupaten (PemKab) Boltim, agar dapat menggunakan SosMed dengan bijak. Sebab, tidak sedikit para ASN yang terjebak maupun secara langsung terlibat dalam pelanggaran UU ITE dengan unsur ujaran kebencian,” ungkap Eyang sapaan akrab ketua DPW PAN Sulut.

Selain itu, ia pun menambahkan agar sesama ASN harus saling mengingatkan satu sama lain tanpa terkecuali. Khususnya dijajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dalam hal ini para Kepala Dinas dan Badan.

“Alangkah baiknya, para Kadis dan Kaban senantiasa memonitoring perkembangan penggunaan SosMed oleh para stafnya, kemudian mengingatkan kepada yang bersangkutan untuk menggunakan SosMed dengan cara yang bijak. Terlebih, saat ini sudah ada informasi bahwa penggunaan SosMed di pantau langsung oleh pihak yang berwenang,” tambahnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim, Oskar Manoppo SE., MM mengatakan, sangat bersyukur dengan adanya masukan dari Bupati yang berkaitan langsung dengan penggunaan MedSos oleh para ASN Boltim. Menurutnya, ini bagian langkah antisipasi untuk mencegah berbagai kemungkinan yang akan terjadi nanti.

“Saya tinggal menunggu lebih lanjut instruksi dari Bapak Bupati untuk segera menindaklanjuti perihal hal ini,” kata Oskar.

Lanjut Oskar menuturkan, pihaknya sudah mempersiapkan beberapa langkah jika kedepan terdapat para oknum ASN yang tidak mengindahkan masukan dari Bupati.

“Pastinya jika terjadi demikian, langkah yang dilakukan terlebih dahulu diberikannya pembinaan kepada bersangkutan. Dan pastinya hal tersebut wajib bagi saya selaku yang dimandatkan memegang tongkat estafet panglima ASN Pemkab Boltim, untuk melaporkan kepada atasan dalam hal ini pak Bupati,” tegasnya.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.