KUDUS (kabarpublik.id) – PB Djarum Kudus, Jawa Tengah, mendominasi partai final turnamen bulu tangkis beregu MilkLife Superliga Junior 2026. Sebanyak lima tim klub tuan rumah tersebut berhasil melaju ke babak final setelah melewati pertandingan semifinal di GOR Djarum, Kudus, Sabtu (7/11/2026).
Lima tim PB Djarum yang memastikan tempat di final berasal dari kategori U15 putri, U17 putra, U17 putri, U19 putra, dan U19 putri.
Pada kategori U15 putri, PB Djarum tampil meyakinkan dengan mengalahkan juara bertahan Exist Badminton Club dengan skor telak 3-0. Hasil tersebut mengantarkan mereka menghadapi Bukit Jalil Sports School dari Malaysia di partai final untuk memperebutkan Piala Maria Kristin Yulianti.
Bukit Jalil Sports School juga memastikan tiket final setelah mengalahkan PB Champion Klaten dengan skor 3-0. Kemenangan tersebut diraih melalui tiga pertandingan tunggal putri dalam laga yang berlangsung selama 101 menit.
Pemain PB Djarum, Mikha Ribka Kasalang, optimistis timnya mampu meraih Piala Maria Kristin Yulianti untuk pertama kalinya. Meski demikian, ia mengingatkan rekan-rekannya agar tidak meremehkan kekuatan lawan dari Malaysia.
“Bukit Jalil Sports School memiliki banyak pemain bagus dan tidak mudah dikalahkan. Karena itu, kami harus siap mengerahkan kemampuan terbaik di final besok,” ujar Mikha.
Sementara itu, tim U17 putra PB Djarum melangkah ke final setelah mengalahkan Mutiara Cardinal Bandung dengan skor 3-1. Hasil serupa diraih tim U17 putri yang menundukkan Exist Badminton Club dengan skor 3-1.
Dominasi PB Djarum berlanjut di kategori U19. Tim putra berhasil menyingkirkan Power Rajawali Tangerang dengan skor 3-0, sedangkan tim putri mengalahkan Pelatprov Jawa Timur dengan skor identik.
Meski mendominasi lima kategori, PB Djarum gagal meloloskan tim U15 putra ke final setelah kalah 1-3 dari Mutiara Cardinal Bandung.
Kemenangan Mutiara Cardinal dipastikan melalui sektor ganda putra. Pasangan Valdis Adina Wiska Putra/Zabdan Fadhil Airka berhasil mengatasi perlawanan Brian Agila Daniswara/Raysel Emerald Gracylon melalui pertandingan tiga gim dengan skor 14-16, 15-13, dan 15-10.
Ketua Panitia Pelaksana MilkLife Superliga Junior 2026, Yuni Kartika, mengatakan persaingan tahun ini semakin kompetitif dengan keikutsertaan klub-klub luar negeri pada tiga kelompok usia, yakni U15, U17, dan U19, baik putra maupun putri.
Menurutnya, kehadiran peserta internasional memberikan kesempatan bagi atlet muda Indonesia untuk meningkatkan kemampuan teknik sekaligus pengalaman bertanding.
Panitia juga berencana memperluas undangan kepada klub dan tim luar negeri pada penyelenggaraan mendatang. Harapannya, turnamen tersebut dapat menghadirkan pemain-pemain berkualitas sehingga persaingan semakin kompetitif.
“Tahun ini persaingan memang semakin tajam dengan hadirnya tim-tim luar negeri di tiga kelompok usia. Hal ini juga terbukti dengan adanya tim luar negeri, yakni C.Y Foundation Badminton China Taipei, yang melaju ke babak final. Ini merupakan sesuatu yang positif karena dengan bertanding melawan tim luar negeri yang kuat, kita bisa mendapatkan lebih banyak pengalaman di arena,” kata Yuni.
Partai final MilkLife Superliga Junior 2026 dijadwalkan berlangsung di GOR Djarum, Kudus, Minggu (8/11/2026), mulai pukul 09.00 WIB.
Berikut daftar pertandingan final MilkLife Superliga Junior 2026:
- U13 Putra: Jaya Raya Solo vs Jaya Raya Satria
- U13 Putri: Jaya Raya Satria vs PB Taqi Arena
- U15 Putra: Mutiara Cardinal Bandung vs Jaya Raya Jakarta
- U15 Putri: PB Djarum vs Bukit Jalil Sports School (Malaysia)
- U17 Putra: PB Djarum vs Jaya Raya Jakarta
- U17 Putri: PB Djarum vs Mutiara Cardinal Bandung
- U19 Putra: PB Djarum vs Jaya Raya Jakarta
- U19 Putri: PB Djarum vs C.Y Foundation Badminton (Taiwan)





