News Update
Live Update Berita Terkini

Dokter Anak: Minum Air Es Tidak Langsung Menyebabkan Batuk dan Pilek

Sabtu, 31 Okt 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Ilustrasi - Minuman dingin. ANTARA/HO-pixabay.com
Dengarkan dgn suara Siap
8.6K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Minum air es tidak secara langsung menyebabkan batuk dan pilek pada anak. Kedua keluhan tersebut umumnya dipicu oleh infeksi virus, bukan karena suhu minuman yang dikonsumsi.

Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, dr. Aisya Fikritama Aditya, Sp.A, mengatakan anggapan bahwa minum air dingin dapat menyebabkan flu atau pilek merupakan mitos.

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

“Anak boleh minum air dingin atau air dengan es selama airnya bersih dan aman dikonsumsi. Suhu minuman bukan penyebab infeksi virus,” kata Aisya kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu (31/10).

Meski demikian, Aisya menjelaskan bahwa minuman dingin dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di tenggorokan atau memicu batuk sementara pada sebagian anak. Kondisi ini juga dapat terjadi pada anak yang memiliki saluran pernapasan sensitif.

Namun, munculnya keluhan tersebut tidak berarti air es menyebabkan infeksi.

Menurut Aisya, orang tua sebaiknya lebih memperhatikan upaya pencegahan infeksi, seperti membiasakan anak mencuci tangan, menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit, memastikan imunisasi sesuai jadwal, serta memenuhi kebutuhan nutrisi dan istirahat anak.

“Jadi, orang tua tidak perlu melarang air es semata-mata karena sedang musim hujan. Pastikan saja air dan es yang dikonsumsi berasal dari sumber yang higienis,” ujarnya.

Kebersihan Air Es Perlu Diperhatikan

Senada dengan Aisya, dokter spesialis anak dr. Mulki Angela, Sp.A, Ph.D, mengatakan konsumsi minuman dingin tidak serta-merta menyebabkan batuk dan pilek. Meski demikian, ia menyarankan agar anak tidak mengonsumsi minuman dingin secara berlebihan, baik pada musim hujan maupun musim kemarau.

Menurut Mulki, suhu minuman yang terlalu dingin dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di tenggorokan dan memicu keluhan batuk pada sebagian orang.

Selain suhu minuman, kebersihan air dan es juga perlu menjadi perhatian. Es yang dibuat atau disimpan secara tidak higienis berisiko menjadi sumber kontaminasi yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

“Kalau untuk batuk pilek sendiri, memang penyebab utamanya adalah infeksi seperti virus, bakteri. Jadi enggak serta-merta dari es langsung membuat jadi batuk dan pilek. Tetapi memang segala sesuatu itu enggak boleh berlebihan, jadi sebaiknya kalaupun mau minum es, mungkin sesekali aja,” kata Mulki, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Karena itu, orang tua tidak perlu melarang anak minum air es hanya karena khawatir akan mengalami batuk dan pilek. Hal yang lebih penting adalah memastikan air yang digunakan aman, es dibuat secara higienis, serta anak tetap menjaga kebersihan dan kesehatannya.

Dengan demikian, minuman dingin tetap dapat dikonsumsi selama aman dan sesuai kebutuhan. Jika batuk atau pilek disertai gejala yang berat, berlangsung lama, atau mengganggu aktivitas anak, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis.

No More Posts Available.

No more pages to load.