Pasapaba Minta Pemprov DKI Beri Subsidi dan Dukungan untuk Bajaj BBG dan Listrik

Minggu, 12 Okt 2025
Tampak depan sebuah bajaj di sekitar Medan Merdeka, Jakarta. (Sumber: wikipedia)
Dengarkan dgn suara Siap
9.8K pembaca

JAKARTA (kabarpublik) – Paguyuban Pengusaha Bajaj Jakarta (Pasapaba) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan subsidi serta dukungan kebijakan afirnatif bagi Bajaj berbahan bakar gas (BBG) dan Bajaj listrik.

Ketua Pasapaba, H. Tarjono, menilai langkah tersebut penting untuk menyelamatkan ikon transportasi khas ibu kota yang kini nyaris punah. Dari sekitar 14.000 unit bajaj yang dulu beroperasi di Jakarta, kini hanya tersisa sekitar 5.000 unit.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

โ€œKondisi ini terjadi karena kurangnya dukungan pemerintah dan tidak adanya kebijakan lanjutan setelah program konversi BBG diluncurkan. Fasilitas pengisian BBG makin langka, tidak ada program peremajaan, dan akhirnya bajaj kalah bersaing dengan TransJakarta, Mikrotrans, serta transportasi daring,โ€ ujar Tarjono di Jakarta, Sabtu (11/10/25).

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pasapaba mengusulkan empat langkah utama, yaitu:

1. Subsidi BBG dan dukungan konversi ke bajaj listrik.

2. Program peremajaan unit serta dukungan penggunaan spare part lokal.

3. Keringanan biaya STNK dan KIR bagi pengemudi aktif.

4. Integrasi digital dengan sistem JakLingko dan e-ticketing wisata.

Tarjono berharap Pemprov DKI dapat menindaklanjuti usulan tersebut agar keberadaan bajaj tetap menjadi bagian dari wajah transportasi Jakarta yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.