Laporan : Ruslin Paputungan
Editor : Mahmud Marhaba
BOLMONG [KP] – Dalam menyikapi situasi dan kondisi saat ini tentang penyakit Corona Virus Disease (Covid-19) melalui media sosial (Medsos) Sangadi Desa Mongkoinit, Herdianto K Paputungan (HKP) mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Mongkoinit Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) untuk mengaktifkan kembali Pos Kambling. Berikut kutipan HKP yang di unggah lewat akun Facebooknya, Selasa, (07/04/2020) Pukul, 08:30 Wita.
“Sebelumnya saya mohon maaf karena informasi ini hanya melalu MedSos.
Karena sudah kita ketahui bersama bawasanya tidak boleh melakukan Rapat dan atau mengumpulkan orang banyak.
Maka lewat kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh Masyarakat Desa Mongkoinit untuk dapat bekerja sama dengan Pemerintah Desa dalam hal ini menjaga keamanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali Pos Kambling guna pencegahan penyebaran Covid-19 di Desa ini.
Tentu dengan kembali mengaktifkan Poskamling, teman-teman Perangkat Desa utamanya Kepala Dusun dan ketua RT untuk dapat membagi jadwal kepada petugas jaga di lingkungan masing-masing.
Saat di konfirmasi oleh Wartawan kabarpublik.id, HKP menjelaskan, sengaja himbauan tersebut di unggah lewat akun FB saya dikarenakan saat ini tentu kami belum bisa melakukan rapat untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat.
Akan tetapi hal ini sudah kami bicarakan dengan perangkat Desa, yakni Kepala Dusun dan ketua-ketua RT untuk menghimbau seluruh masyarakat agar bekerja sama dengan Pemerintah Desa untuk kembali mengaktifkan Pos Kambling.
“Adapun hal ini kami lakukan agar kiranya kita harus waspada dan disiplin untuk berinteraksi, apa terlebih Desa kita tepat pada jalur Trans Sulawesi, tentu hal itu salah satu potensi yang mungkin bisa menjadi jalur penularan Covid-19, dikarenakan kita tidak bisa mengetahui siapa saja yang mungkin sekedar mampir di Desa kita,β kata Sangadi.
Maka dari itu, tegas HKP via WhatsApp, dengan mengaktifkan kembali pos-pos penjagaan kita bisa memantau orang-orang luar dan atau masyarakat kita sendiri yang mungkin baru kembali dari bepergian ke luar daerah.
“Terkait dengan pencegahan penularan tidak bisa hanya pemerintah, seluruh masyarakat harus bekerja sama. Penularan terjadi karena interaksi orang ke orang. Akan tetapi tidak perlu panik tapi juga jangan sekali-kali menganggap remeh atas masalah virus covid-19 ini, ” jelasnya.#[KP]





