GORONTALO [kabarpublik.id] – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola, menegaskan bahwa stabilitas sosial merupakan faktor krusial dalam memastikan setiap tahapan demokrasi berlangsung dengan baik.
Menurutnya, tanpa kondisi sosial yang kondusif, pelaksanaan pemilu dapat terganggu, yang berpotensi merugikan kepentingan bersama.
“Stabilitas sosial sangat penting agar setiap tahapan demokrasi dapat berjalan tanpa gangguan. Jika kondisi masyarakat tidak stabil, pelaksanaan pemilu bisa terhambat dan mengurangi kepercayaan publik terhadap proses demokrasi,” ujar Sophian.
- TETAP JALIN SILATURAHMI USAI MENJALANKAN TUGAS, SATGAS TMMD KE-114 IKUT MERIAHKAN BALAP SAWAH
- Partai Baru Langsung Tentukan Capres, Pengamat: Politik Indonesia Masuk Era “Early Booking” Pilpres 2029
- BERKAS KASUS GORR SEGERA DILIMPAHKAN KE PENGADILAN TIPIKOR. LSM MERDEKA : ADA 5 TSK BARU LAGI DALAM KASUS INI
Ia juga mengajak semua pihak, termasuk pemerintah, peserta pemilu, dan masyarakat, untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilu berlangsung.
Sophian menekankan bahwa penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan transparan hanya bisa terwujud jika semua elemen masyarakat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.
Selain itu, Sophian mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik.
“Kita harus bersama-sama menangkal disinformasi dan hoaks yang dapat mengganggu jalannya demokrasi. Peran media dan partisipasi aktif masyarakat dalam menyaring informasi sangat diperlukan,” tambahnya.







