JAKARTA (kabarpublik.id) – Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama resmi meluncurkan aplikasi Qur’an Kemenag Add-ins untuk Microsoft PowerPoint Versi 1 Tahun 2026. Aplikasi ini memudahkan pengguna menyisipkan ayat Al-Qur’an beserta terjemahannya secara langsung ke dalam slide presentasi.
Peluncuran dilakukan bertepatan dengan Milad ke-29 Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal (BQMI) di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag, Helmi Halimatul Udhma, menegaskan pentingnya akses pendidikan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam pembelajaran Al-Qur’an.
“Kami ingin memastikan tidak ada yang tertinggal dalam mengakses pembelajaran, termasuk belajar Al-Qur’an. Fitur Mushaf Isyarat menjadi langkah nyata menghadirkan layanan ramah bagi sahabat tuli dan kelompok berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Aplikasi Qur’an Kemenag Add-ins kompatibel dengan Microsoft PowerPoint versi 2010 hingga 2021 serta Microsoft 365, baik untuk sistem 32-bit (x86) maupun 64-bit (x64). Fitur yang tersedia antara lain Jelajahi Al-Qur’an, pencarian ayat dengan dukungan keyboard Arab, penyisipan ayat dan terjemahan, serta informasi Mushaf Standar Indonesia (MSI).
Selain itu, terdapat fitur Panduan Mushaf Isyarat yang dirancang untuk mendukung pembelajaran inklusif. Fitur ini membantu sahabat tuli memahami Al-Qur’an melalui pendekatan visual, bahasa isyarat, dan transliterasi.
Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenag, Muhammad Ali Ramdani, menyebut inovasi ini sebagai bagian dari transformasi digital layanan keagamaan.
“Transformasi digital di Kementerian Agama tidak hanya pada layanan administratif, tetapi juga substansi keagamaan. Aplikasi ini menjadi contoh bagaimana teknologi meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an secara luas dan inklusif,” katanya.
Sementara itu, Kepala LPMQ Kemenag, Abdul Aziz Sidqi, menambahkan bahwa inovasi ini bertujuan menghadirkan kemudahan akses Al-Qur’an yang sahih dan praktis.
“Add-ins ini menjadi solusi agar pengutipan ayat lebih rapi, akurat, dan sesuai standar, khususnya untuk kebutuhan presentasi pembelajaran maupun dakwah,” ujarnya.
Kemenag melalui LPMQ menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan inovasi digital guna memperluas akses Al-Qur’an yang mudah, terpercaya, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.





