News Update
Live Update Berita Terkini

Indonesia dan Kepulauan Solomon Perkuat Kerja Sama Pembangunan dan Perdagangan

Sabtu, 26 Sep 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Menteri Luar Negeri RI Sugiono (kanan) dan Menlu Kepulauan Solomon Rick Nelson Houenipwela di sela- sela agenda Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Kamis (24/9/2026). (ANTARA/HO-Kemlu RI)
Dengarkan dgn suara Siap
25.6K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Indonesia dan Kepulauan Solomon membahas penguatan kerja sama pembangunan, perdagangan, serta peningkatan kapasitas di kawasan Pasifik. Pembahasan tersebut mencakup sektor perikanan dan pertanian.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono bertemu dengan Menteri Luar Negeri Kepulauan Solomon Rick Nelson Houenipwela di sela-sela Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Kamis (24/9/2026).

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Pertemuan tersebut membahas langkah untuk memperkuat hubungan bilateral, terutama dalam bidang pembangunan dan ekonomi.

Sugiono mengundang pelaku usaha Kepulauan Solomon untuk mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) yang dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026.

Selain perdagangan, kedua negara juga mendorong penyelesaian kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Houenipwela menyampaikan rencana untuk memperkuat perwakilan diplomatik Kepulauan Solomon di Jakarta. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan Indonesia.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indonesia melalui berbagai program peningkatan kapasitas dan pemberian beasiswa bagi masyarakat Kepulauan Solomon.

Indonesia Perkuat Kemitraan dengan Negara Pasifik

Dalam rangkaian pertemuan yang sama, Sugiono bertemu dengan Sekretaris Jenderal Forum Kepulauan Pasifik (PIF) Baron Divavesi Waqa.

Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik, terutama dalam bidang pembangunan dan ketahanan kawasan.

Sugiono menyambut status Indonesia sebagai mitra strategis PIF. Ia menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan dan ketahanan kawasan Pasifik.

Strategi Strategy for the Blue Pacific Continent 2050 menjadi salah satu acuan dalam pembahasan tersebut.

Indonesia dan PIF juga membahas dukungan terhadap Pacific Resilience Facility (PRF) serta upaya meningkatkan dialog antara Indonesia dan negara-negara kepulauan di Pasifik.

Kepulauan Solomon saat ini memiliki peran penting di PIF. Negara tersebut menjadi tuan rumah Pertemuan Pemimpin PIF ke-54 yang digelar di Honiara dan Noro pada 8–12 September 2025.

No More Posts Available.

No more pages to load.