Laporan : NurmN Ismail (jmsi), Editor : Mahmud Marhaba
BOALEMO [KP] – Upaya hari pertama sosialisasi pemerintah daerah kabupaten Boalemo tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap III menuju new normal, berlangsung Minggu (07/06/2020).
Pemberlakuan PSBB tahap III di wilayah kabupaten Boalemo mengalami perubahan, dimana jalur transportasi darat di sekitar kawasan pasar Tilamuta, dari arah Kota Gorontalo menuju kabupaten Pohuwato di tutup total, sementara jalur kendaraan dialihkan melalui arah jalan lain.

Semua badan jalan trans di sekitar kawasan pasar Tilamuta di pakai menjadi tempat jual beli, sebagian pedagang dipindahkan menempati badan jalan, para pedagang yang menempati badan jalan di antaranya adalah penjual sembilan bahan pokokhingga pada penjual sandal/sepatu.
Dalam sosialisasi ini Kakan Kesbangpol, Ruslin Limalo kepada wartawan kabarpublik.id Biro Boalemo menuturkan bahwasanya kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi PSBB tahap III menuju kesiapan penerapan kehidupan normal baru, sebagai upaya kesiapan masyarakat beraktivitas di luar rumah seoptimal mungkin,sehingga dapat menjalani perubahan perilaku yang baru, dalam hal ini perubahan pola hidup dibarengi dengan menjalani protokol kesehatan sebagai pencegahan penyebaran dan penularan Covid 19, istilah ini juga disebut dengan new normal.
Kakan Kesbagpol, Ruslin Limalo, menyampaikan bahwanya sosialisasi PSBB menuju new normal adalah merupakan tahap awal yang baru di mulai, dirinya mengakui bahwa dalam menuju penerapan new normal tentunya pasti masih ada hal hal yang perlu di benahi

“Ini baru memulai sosialisasi diupayakan untuk memahamkan masyarakat, penjual, pengunjung, karena belum semua paham dengan aturan ini, pasti masih ada hal hal yang perlu di benahi dan setelah ini akan ada evaluasi,” ujar Ruslin Limalo.
Disamping itu Kadis Kumporindag, Irwan Dai menyampaikan bahasanya dalam upaya sosialisasi ini adalah upaya pendekatan kepada masyarakat yang belum paham sehingga kedepan apabila masih ada juga para pedagang serta pengunjung pasar yang tidak mematuhi aturan yang berlaku dalam hal ini melakukan pelanggaran itu akan di tindak tegas
“Karena hari ini kami telah mengatur para pedagang sesuai kesepakatan kemarin, kami mengatur menurut protap kesehatan, jadi pedagang yang melanggar kesepakatan itu akan di tindak tegas, tidak terkecuali pengunjung, karena hari ini ada beberapa ibu ibu pengunjung pasar mengajak anak anak mereka di bawah umur 15 tahun,dan juga kami mendapati masih ada juga pengunjung yang tidak memakai masker,” ungkap Kadis Kumperindag saat di wawancarai wartawan kabapublik.id Biro Boalemo.
Lebih dari itu Tim Satuan Tugas pemerintah daerah yang turun langsung dalam sosialisasi ini,menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Boalemo agar bisa bekerja sama dapat mematuhi protokoler kesehatan menggunakan maskes dengar benar, menutup hidung dan mulut. Sebagaimana sosialisasi ini juga telah dilakukan pada malam hari (malam minggu) kepada seluruh pedaggang yang sudah berada di tempat pasar Tilamuta.
“Kami melihat ada beberapa pengunjung bahkan pedagang yang tidak menggunakan masker dengan benar, kami lihat masker hanya menutup dagu, kami ingatkan melalui suara ini semua pedagang dan pengunjung agar dapat mengikuti protap kesehatan dalam rangka upaya kita bersama memutus mata rantai penularan Covid 19 di kabupaten Boalemo,” ujar Ruslin Limalo.

Sementara upaya sosialisasi PSBB menuju new normal pada hari pertama ini, dihadiri oleh Kadis Kumperindag, Kakankesbangpol, Kasat Pol-PP, unsur TNI Danramil Tilamuta bersama jajarannya serta unsur kepolisian RI kabupaten Boalemo serta hadir pula Kadis Kadis Kominfo Bahrun Musa.#[KP]








