News Update
Live Update Berita Terkini

Gelar Pemetaan dan Analisis Situasi Stunting, Begini Kata Sekda Boalemo

Selasa, 29 Mar 2022
Editor:
Sekda Boalemo Sherman Moridu.
Dengarkan dgn suara Siap
16.3K pembaca

Laporan : Serman Tahala
Editor : YR

GORONTALO [kabarpublik.id] – Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo menggelar kegiatan Pemetaan dan Analisis Situasi Stunting (Aksi 1) Tingkat Kabupaten Boalemo. Selasa (29/03/2022).

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Kegiatan yang digagas oleh tiga Dinas terkait yakni Dinas Kesehatan, Bapppeda dan Dinas PPKBP3A Kabupaten Boalemo ini, di buka langsung oleh Sekretaris Daerah Sherman Moridu.

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut, diantaranya Kadis Kesehatan Surtiani Lumula, Kepala Bapppeda Boalemo Srijun Tasman Dangkua, dan Kadis DPPKBP3A Burhanudin Hinta, serta yang menjadi Narasumber adalah Tenaga Ahli INEY Region V Ditjen Bina Bangda Kemendagri Andi Jawahir.

Dalam kesempatan itu, Sekda Boalemo Sherman mengatakan bahwa stunting merupakan masalah strategis yang membutuhkan penanganan serius, karena hal itu menyangkut eksistensi bangsa kedepan.

Dimana menurutnya, Stunting ini adalah sebuah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (Balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Pencegahan sunting sangat penting dilakukan sedini mungkin untuk membebaskan setiap anak Indonesia dari resiko terhambatnya perkembangan otak yang menyebabkan tingkat kecerdasan anak tidak maksimal,” Ujarnya.

Untuk mencapai hal tersebut kata Sekda, maka dibutuhkan keterpaduan/integrasi dalam penyelarasan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan pengendalian kegiatan lintas sektor baik itu di tingkat pemerintahan maupun masyarakat.

“Intevensi penurunan stunting sangat dibutuhkan melalui peran desa khususnya para kader pembinaan manusia (KPM), kita harus benar-benar bisa mengetahui jumlah ibu-ibu hamil dari tahun ke tahun, setelah melakukan pemeriksaan terhadap ibu hamil, dilanjutkan dengan mengunjungi dan melakukan pemeriksaan tentunya semua itu dibutuhkan keterpaduan dalam penyelenggaraannya secara by Name, by Addres dan by visual,” Tandasnya #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.