Breaking News
Live Update Berita Terkini

BPS: Jumlah Pengangguran di Jakarta Turun 10 Ribu Orang pada Mei 2026

Rabu, 5 Agu 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Tangkapan layar - Kepala Badan Pusat Statistik DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, Rabu (5/8/2026). ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Dengarkan dgn suara Siap
6.8K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat jumlah pengangguran di ibu kota berkurang sekitar 10 ribu orang pada Mei 2026 dibandingkan Februari 2026. Penurunan tersebut menunjukkan adanya peningkatan penyerapan tenaga kerja, terutama pada kategori pekerja penuh.

Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, mengatakan jumlah pengangguran pada Mei 2026 tercatat sekitar 324 ribu orang, turun dari 334 ribu orang pada Februari 2026.

“Penurunan jumlah pengangguran ini diikuti dengan meningkatnya jumlah pekerja penuh. Ini menunjukkan sebagian besar angkatan kerja selama periode Februari hingga Mei terserap ke dalam pekerjaan penuh,” kata Kadarmanto di Jakarta, Rabu (5/8).

BPS mencatat jumlah pekerja penuh pada Mei 2026 mencapai 4,36 juta orang atau meningkat sekitar 139 ribu orang dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, jumlah pekerja paruh waktu juga naik sekitar 16 ribu orang menjadi 682 ribu orang.

Di sisi lain, jumlah setengah pengangguran mengalami penurunan cukup signifikan, yakni sekitar 91 ribu orang menjadi 225 ribu orang.

Kadarmanto menjelaskan, pekerja penuh merupakan mereka yang bekerja minimal 35 jam per minggu. Adapun pekerja paruh waktu adalah mereka yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu dan tidak mencari pekerjaan tambahan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain.

Sedangkan setengah pengangguran adalah pekerja yang jam kerjanya kurang dari 35 jam per minggu namun masih mencari pekerjaan tambahan atau bersedia menerima pekerjaan lain.

Berdasarkan lapangan usaha, sektor perdagangan besar dan eceran menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Jakarta. Selain itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum serta sektor transportasi dan pergudangan juga menjadi kontributor utama dalam penyerapan tenaga kerja.

Penurunan jumlah pengangguran tersebut sejalan dengan membaiknya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di DKI Jakarta. Pada Mei 2026, TPT tercatat sebesar 5,79 persen, turun dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 6,03 persen.

“Atau dapat diartikan sekitar lima hingga enam orang dari setiap 100 angkatan kerja masih berada dalam kondisi menganggur,” ujar Kadarmanto.

Berdasarkan jenis kelamin, TPT laki-laki turun dari 6,54 persen pada Februari 2026 menjadi 6,43 persen pada Mei 2026. Sementara itu, TPT perempuan juga mengalami penurunan dari 5,28 persen menjadi 4,85 persen pada periode yang sama.

Data tersebut menunjukkan kondisi pasar kerja di Jakarta terus membaik seiring meningkatnya peluang kerja dan bertambahnya jumlah tenaga kerja yang terserap di berbagai sektor ekonomi.

No More Posts Available.

No more pages to load.