Breaking News
Live Update Berita Terkini

BMKG: Waspada Gelombang 2,5 Meter di Perairan Kalsel pada 1-7 Juli

Selasa, 30 Jun 2026
Editor: Jamalul Insan
Ilustrasi: Gelombang tinggi menghantam tanggul pemecah ombak di pesisir pantai. ANTARA FOTO
Dengarkan dgn suara Siap
2.7K pembaca
BANJARBARU  (Kabarpublik.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan waspada potensi gelombang tinggi 2,5 meter di perairan Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 1-7 Juli 2026 yang berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan, tongkang, dan kapal feri.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin Ruth Mandasari Saragih di Banjarbaru, Selasa, mengatakan gelombang setinggi 2,0 hingga 2,5 meter tersebut diprakirakan terjadi di perairan Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru.

“Pelaku aktivitas pelayaran dan masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca dan tinggi gelombang selama periode peringatan dini,” ujarnya.

Selain potensi gelombang tinggi, BMKG juga memprakirakan pasang air laut maksimum di perairan Kotabaru pada 1-6 Juli 2026 pukul 05.00-09.00 WITA dengan ketinggian mencapai 2,5-2,8 meter.

Adapun di perairan Sungai Barito, pasang maksimum diperkirakan terjadi pada periode yang sama pukul 07.00-13.00 WITA dengan ketinggian mencapai 2,5-2,7 meter sehingga masyarakat di kawasan pesisir diimbau tetap waspada.

Sementara itu prospek cuaca Kalsel selama 1-7 Juli 2026 secara umum diprakirakan cerah hingga berawan, dengan potensi hujan ringan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat.

Ruth mengatakan suhu udara diperkirakan berkisar 22-35 derajat Celsius, kelembapan udara 45-98 persen, sedangkan angin bertiup dari arah timur hingga barat daya dengan kecepatan 5-30 kilometer per jam.

Berdasarkan prakiraan tersebut pada 1-3 Juli wilayah Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara, diperkirakan umumnya berawan dengan potensi hujan ringan.

Sementara itu Kotabaru, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin, dan Banjarbaru, diprakirakan cerah hingga berawan disertai potensi hujan ringan yang berlanjut hingga 7 Juli 2026.

Seiring memasuki musim kemarau, BMKG mengimbau masyarakat tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

BMKG juga mengimbau masyarakat menggalakkan pemanenan air hujan, menggunakan air secara bijak, serta terus memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut maupun di wilayah pesisir. (ant)

No More Posts Available.

No more pages to load.