Laporan : Jarber SMSI
Editor : Mahmud Marhaba
BONEBOL [KP] – Pidato Bupati Bone Bolango (Bonebol) Hamim Pou menyebutkan bahwa anggaran pendidikan pada tahun anggaran 2020 sebesar Rp168,912 miliar lebih atau 21,43 %. Hal ini disampaikan Bupati Hamim Pou pada rapat paripurna pengantar nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD tahun anggaran 2020 kepada DPRD Kabupaten Bone Bolango, di ruang sidang DPRD, Rabu (30/10/2019).
Dalam kesempatan itu, Bupati Hamim mengatakan anggaran pendidikan ini diarahkan untuk peningkatan akses dan kualitas pendidikan di daerah itu, dengan program prioritas meliputi beasiswa Bone Bolango Cerdas (BBC) bagi 1.000 orang untuk mahasiswa S1, S2, S3 dan luar negeri.
Kemudian untuk sarana operasional pendidikan bagi 252 TK-PAUD, pendidikan kesetaraan pusat kegiatan belajar masyarakat 18 PKBM, sarana pendidikan, RKB, laboratorium, ruang guru dan jamban untuk SD dan SMP, penyediaan buku bagi perpustakaan sekolah daerah dan desa, kenaikan insentif guru kontrak, guru terpencil, operator Dapodik, pembuatan dan digitalisasi Kamus Bahasa Bonda (Suwawa), pencetakan kamus Bahasa Bulango.
Tidak hanya itu, ungkap Bupati yang turut didampingi Wakil Bupati Mohamad Kilat Wartabone dan Ketua DPRD Halid Tangahu, anggaran pendidikan tersebut juga diarahkan untuk pembuatan buku 17 tahun Bone Bolango (Kisah Perjalanan Kebudayaan, pengadaan kendaraan operasional bagi guru berprestasi, anggaran untuk festival Budaya Polopalo dan Indosiana, pembinaan pemuda milenial, dan pembinaan olahraga berprestasi.
Adapun sasaran dari anggaran pendidikan itu, jelas Bupati, yakni angka putus sekolah SD/MI 0,8%, angka putus sekolah jenjang SMP/MTs 0,12%, angka partisipasi murni (APM) SD/MI 94,46%, APM SMP/MTs 63,79%, angka rata-rata lama sekolah 8,86%, angka melek huruf 99,62%.
“Selain itu, untuk peningkatan siswa miskin melanjutkan ke pendidikan tinggi 500 siswa, meningkatnya guru berkualifikasi akademik S1/D-IV 89%, dan pertumbuhan pengunjung perpustakaan. 2020 Kita tingkatkan mutu pendidikan di Bone Bolango ”urai mantan Ketua PWI Gorontalo itu. #KP/HMS





