38 KARYAWAN DARI LUAR POSITIF COVID-19, YUDI RUMTE : PT. NHM HARUS BERTANGGUNG JAWAB JIKA PEKERJA LOKAL TERPAPAR CORONA

Laporan : Ahmad R Idin (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba.

HALUT[KP] – Yudi Rumte salah seorang mahasiswa lingkar tambang meminta pihak PT. Nusa Halmahera Mineral (NHM) bertanggung jawab karena telah memasukan pekerja non lokal ke Halmahera Utara yang saat ini telah terkonfirmasi sebanyak 38 pekerja postif Covid-19. Hal tersebut dianggap sangat berbahaya bagi para penduduk lokal yang ada di 5 kecamatan (kao-malifut) dan bisa berpotensi terpaparnya virus berbahaya tersebut.

Yudi Rumte juga menjelaskan bahwa Covid 19 merupakan bencana dunia, dan pihak PT. NHM seharusnya dapat memahami hal itu bukan malah mengambil resiko dengan mendatangkan para pekerja non lokal, apa lagi saat ini 38 pekerja non lokal telah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Mendatangkan karyawan yang berasal dari barbagai daerah sudah mendapat protes di media sosial, namun diabaikan oleh pihak PT NHM dan seakan memaksakan para pekerja non lokal untuk datang. Padahal protes tersebut bermaksud untuk mengantisipasi penyebaran covid 19 di daerah ini,” Ungkap Yudi dengan kesal, Senin (15/06/2020).

Disisi yang lain Yudi juga menganggap bahwa virus Corona sudah menjadi hantu di desa-desa NHMingga proses penjagaan sampai dengan karantina desa dilakukan. Hampir semua desa mempunyai pos penjagaan dan dijaga 1×24 jam untuk memutus mata rantai wabah yang menghantui warga ini.

Bagi Yudi, 38 pekerja yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah dibawa ke Tobelo pada tanggal 10 Juni sekitar jam 11 dan telah mampu mengguncang warga Kao dan Malifu. Hal ini telah menjadi suatu bencana bagi masyarakat Kao-Malifut karena 50% karyawan PT. NHM adalah berasasal Kao-Malifut.

“Dengan demikian PT.NHM harus bertanggung jawab jika kedepan nanti terjadi peningkatan penyebaran terpaparnya Covid-19 di masyarakat lingkar tambang,” tutup Yudi.#[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar