News Update
Live Update Berita Terkini

XLSmart Gandeng Polri Ungkap Sindikat Pencurian Modul BTS, Kerugian Capai Rp5 Miliar

Selasa, 14 Jul 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Ilustrasi - Seorang petugas sedang melakukan perbaikan di menara BTS milik XLSmart (ANTARA/HO XLSmart)
Dengarkan dgn suara Siap
9.3K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk berkoordinasi dengan Polri untuk mengungkap sindikat pencurian modul pada infrastruktur base transceiver station (BTS) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Aksi pencurian tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian miliaran rupiah, tetapi juga mengganggu layanan telekomunikasi bagi ribuan pelanggan.

Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSmart, Reza Mirza, mengatakan para pelaku umumnya mengincar modul BTS generasi terbaru yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Menurut Reza, perusahaan bersama mitra telah melaporkan sejumlah kasus pencurian perangkat telekomunikasi ke kepolisian di berbagai daerah. Seiring meningkatnya jumlah kasus dan dampak yang ditimbulkan, penanganan kemudian dikoordinasikan dengan Satuan Reserse Mobile (Resmob) Bareskrim Polri.

“Resmob Bareskrim memiliki cakupan wilayah di seluruh Indonesia, sehingga proses pengungkapan kasus dapat dilakukan lebih efektif tanpa terkendala batas yurisdiksi,” ujar Reza.

Sementara itu, Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi mengungkapkan pihaknya telah membongkar kasus pencurian perangkat BTS milik PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk dan menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan XLSmart terkait hilangnya sejumlah modul BTS di berbagai daerah. Kehilangan perangkat tersebut menyebabkan gangguan layanan seluler dan internet yang berdampak pada ribuan pelanggan.

Polisi menetapkan empat tersangka yang terdiri atas dua pelaku pencurian, seorang penadah, serta seorang pengepul yang juga berperan mengirimkan barang hasil curian.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menyamar sebagai teknisi menara BTS untuk membongkar dan membawa kabur modul telekomunikasi tanpa menimbulkan kecurigaan.

Akibat aksi tersebut, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp5 miliar. Selain kerugian material, pencurian juga mengganggu kualitas layanan telekomunikasi di sejumlah wilayah Indonesia.

Polri masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan pencurian perangkat BTS tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.