JAKARTA (kabarpublik.id) – Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapat respons positif dari masyarakat.
Acara berlangsung tertib, khidmat, dan sarat pesan solidaritas melalui doa bersama serta penggalangan donasi kemanusiaan bagi korban bencana di wilayah Sumatera.
Santoso (38), warga Jakarta Selatan, menilai perayaan pergantian tahun kali ini terasa sederhana namun tetap hangat dan bermakna. Menurutnya, nuansa kebersamaan tetap terjaga meski tanpa kemewahan berlebihan.
“Walaupun sederhana, acaranya tetap meriah. Harapannya Jakarta ke depan semakin maju dan apa yang belum tercapai tahun ini bisa terwujud di tahun berikutnya,” ujarnya di kawasan Bundaran HI, Rabu (31/12) malam.
Ia juga mengapresiasi inisiatif penggalangan donasi yang menjadi bagian dari rangkaian acara. Santoso berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga terdampak bencana.
“Semoga saudara-saudara kita diberi kekuatan dan ketabahan, serta kesedihan mereka diganti dengan kebaikan,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Nana (18), warga Jakarta Pusat. Ia menilai langkah Pemprov DKI menyertakan unsur empati dan solidaritas dalam perayaan Tahun Baru sebagai keputusan yang tepat.
“Saudara kita di Aceh dan Sumatera sedang membutuhkan bantuan. Kalau perayaannya terlalu mewah rasanya kurang pantas. Terima kasih kepada gubernur, wakil gubernur, dan warga Jakarta yang sudah berdonasi,” ucap Nana.
Sementara itu, Danis (18), warga Jakarta Timur, menyoroti besarnya donasi yang berhasil dihimpun. Hingga Kamis (1/1/2026) pukul 01.30 WIB, total dana yang terkumpul tercatat lebih dari Rp3,6 miliar.
“Jumlah ini tentu sangat membantu korban bencana di Sumatera dan Aceh. Semoga kondisi di sana segera membaik dan masyarakat bisa bangkit kembali,” ujarnya.
Danis juga mengapresiasi jalannya acara yang dinilai tertib dan terkoordinasi dengan baik.
“Pengamanan rapi, acara berjalan lancar. Pemprov DKI patut diapresiasi,” tambahnya.
Hal senada diungkapkan Nisa (32), warga Jakarta Pusat. Ia menilai perayaan Tahun Baru 2026 berhasil memadukan euforia pergantian tahun dengan kepedulian sosial.
“Acara ini seru tapi tetap menunjukkan empati. Doa bersama dan donasi besar mencerminkan kepedulian warga Jakarta. Semoga bantuan ini benar-benar meringankan beban saudara kita di Aceh dan Sumatera,” ujarnya.





