Sejak 4 September 2026, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menutup sementara kunjungan wisata di kawasan TWA Kawah Ijen selama penanganan darurat karhutla.
“Sesuai surat edaran BBKSDA Jawa Timur, pada 28 September (awal pekan depan) kunjungan wisata dibuka kembali, mulai kegiatan wisata alam, pendakian, penelitian hingga pendidikan umum,” kata Kepala TWA Kawah Ijen Rusdi Santoso saat dihubungi di Banyuwangi, Sabtu.
Dia menyampaikan bahwa kunjungan wisata di TWA Ijen yang dikenal dengan danau kawah dan fenomena api birunya itu seiring berakhirnya penanganan darurat karhutla dan hasil evaluasi keamanan jalur pendakian pascakebakaran hutan dan lahan.
Menurut dia, dibukanya kembali kawasan wisata alam tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan edukasi serta memberikan efek ganda untuk peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan.
“Sejak Jumat (25/9) kemarin, tiket sudah bisa dipesan secara daring melalui laman resmi (https://ayoketamannasional kehutanan.go.id).
Rusdi menambahkan, pengunjung juga diminta wajib mengikuti ketentuan Standar Operasional Prosedur atau SOP yang berlaku, di antaranya mempersiapkan peralatan keamanan pendakian dasar berupa senter, masker, dan pakaian antidingin serta mengikuti protokol kesehatan.
“Imbauan bagi pengunjung juga tetap menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, salah satunya jangan menyalakan api unggun,” ucap Rusdi. (ant)





