BANJARMASIN (kabarpublik.id) – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan menerima jenazah ke-10 korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu (20/9/2026).
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengatakan jenazah tersebut tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi.
“Satu temuan korban meninggal atau ke-10 dari Kapal Virgo hari ini tiba di Rumah Sakit Bhayangkara dan langsung dilakukan proses identifikasi tim DVI,” kata Nur Khamid di Banjarmasin, Minggu.
Menurut dia, lama proses identifikasi bergantung pada kondisi jenazah. Jenazah yang masih dalam kondisi baik dan mudah dikenali dapat mempercepat proses identifikasi.
Sebaliknya, identifikasi membutuhkan waktu lebih lama apabila kondisi jenazah sudah sulit dikenali. Karena itu, data pembanding dari keluarga atau data ante mortem menjadi penting dalam proses tersebut.
Data ante mortem selanjutnya akan dicocokkan dengan data post mortem yang diperoleh dari pemeriksaan terhadap jenazah.
“ Nanti dicocokkan dengan data post mortem atau pemeriksaan pada jenazah,” jelasnya.
Jenazah tersebut sebelumnya ditemukan tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) bersama tim gabungan pada Minggu sekitar pukul 14.14 Wita. Korban ditemukan saat tim melakukan pencarian di dalam badan kapal yang tenggelam di dasar Laut Jawa.
Setelah dievakuasi, jenazah dibawa menuju KN SAR Kamajaya menggunakan sekoci. Selanjutnya, Helikopter HR 3601 Basarnas membawa korban ke Lanud Sjamsudin Noor di Banjarbaru.
Dari Lanud Sjamsudin Noor, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi.
Dengan ditemukannya korban ke-10 tersebut, total 118 orang telah ditemukan dari 243 penumpang dan kru Kapal Virgo Transport 8. Sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 10 orang meninggal dunia.
Sementara itu, sebanyak 125 penumpang dan kru lainnya masih dalam pencarian.





