JAKARTA (Kabarpublik.id) – Anggota pemadam kebakaran (damkar) bernama Andriyono yang meninggal dunia saat menangani kebakaran sampah di sebuah lahan di Jalan Penggilingan Baru 1, RT 13/03, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8) siang, diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
“Almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung,” kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Megantara dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Dia menyebutkan Andriyono yang merupakan Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, Jakarta Timur, dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 13.30 WIB setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Harapan Bunda.
Sejak pukul 07.00 hingga 11.35 WIB pada Sabtu (1/8), kata Bayu, pihaknya terus melakukan pemadaman api. Kemudian, dari pukul 12.00 WIB hingga Minggu pagi, petugas masih terus melakukan pendinginan di lokasi tersebut.
- Tim Sepakbola Sumbar Melaju ke Final Porwil XI dan Segel Tiket Lolos Otomatis ke PON XXI, Bonus dari Gubernur dan Wagub Langsung Mengalir
- Operasi Patuh Singgalang 2024 Dimulai, Sekda Rida Ananda Hadiri Apel Gelar Pasukan
- Dokter Ungkap Konsumsi Garam Berlebih Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal pada Anak
“Saat melakukan penyambungan selang, almarhum tiba-tiba mengeluhkan nyeri pada bagian dada,” ujar Bayu.
Setelah itu, sambung dia, rekannya langsung meminta bantuan tim medis yang ada di lokasi untuk memberikan pertolongan pertama.
Tak ingin ambil risiko, rekan Andriyono segera membawanya ke Rumah Sakit Harapan Bunda di Pasar Rebo, Jakarta Timur.
“Tim medis telah melakukan upaya resusitasi jantung paru (RJP). Namun, almarhum dinyatakan wafat pada pukul 13.30 WIB. Almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung,” tutur Bayu.
Atas kejadian itu, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum.
Bayu memastikan pihaknya memenuhi hak-hak keluarga almarhum, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (ant)







