News Update
Live Update Berita Terkini

Peserta Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Tembus 230.123 Siswa

Minggu, 6 Sep 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Penyelenggaraan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025. ANTARA/HO-Kemenag
Dengarkan dgn suara Siap
5.3K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 mencatat peningkatan partisipasi peserta. Kementerian Agama mencatat sebanyak 230.123 siswa mendaftar dalam ajang kompetisi tersebut, meningkat 12,7 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 204.222 pendaftar.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno mengatakan peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin banyak potensi dan talenta pelajar yang dapat diidentifikasi melalui OMI.

“Bertambahnya peserta berarti semakin banyak potensi dan talenta anak bangsa yang berhasil kita identifikasi dan berikan ruang untuk berkembang,” kata Amien dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (6/9).

Dari total pendaftar, sebanyak 229.593 peserta dinyatakan lolos verifikasi. Jumlah tersebut juga meningkat dibandingkan OMI 2025 yang mencatat 202.117 peserta lolos verifikasi.

Amien menegaskan OMI tidak hanya ditujukan untuk mencari siswa terbaik dalam kompetisi. Ajang tersebut juga menjadi bagian dari sistem pembinaan prestasi peserta didik secara berkelanjutan.

“Kompetisi adalah salah satu pintu masuk. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menemukan anak-anak yang memiliki potensi, kemudian memberikan pembinaan yang tepat agar potensi tersebut berkembang menjadi prestasi,” ujarnya.

Peserta dari Sekolah Umum Meningkat

Partisipasi siswa dari sekolah umum menjadi salah satu perkembangan penting dalam OMI 2026. Tercatat 13.271 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA ikut mendaftar.

Jumlah tersebut meningkat 3.659 peserta atau 38,1 persen dibandingkan OMI 2025 yang mencatat 9.612 peserta dari sekolah umum.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Nyayu Khodijah mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan OMI semakin diterima sebagai kompetisi yang terbuka bagi peserta didik dari berbagai satuan pendidikan.

“OMI terus berkembang menjadi ruang kompetisi yang inklusif. Peserta tidak hanya berasal dari madrasah, tetapi juga dari sekolah umum,” kata Nyayu.

Menurut dia, keterlibatan siswa sekolah umum turut memperluas ekosistem kompetisi sekaligus pembinaan prestasi pelajar di tingkat nasional.

Diikuti 34 Provinsi

Ketua OMI 2026 Solla Taufiq mengatakan kompetisi tahun ini memiliki cakupan partisipasi yang luas. Sebanyak 34 provinsi tercatat mengirimkan peserta dengan total 230.123 siswa.

Selain itu, lebih dari 33 ribu lembaga pendidikan turut terlibat dalam penyelenggaraan OMI 2026.

Tiga provinsi dengan jumlah peserta terbanyak adalah Jawa Timur dengan 41.685 siswa, Jawa Barat 32.446 siswa, dan Jawa Tengah 30.518 siswa.

Selain bidang sains, OMI 2026 juga menghadirkan cabang riset. Pada kategori ini terdapat 9.130 pendaftar.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.100 peserta telah menyelesaikan proses pengajuan pendaftaran, sedangkan 1.030 peserta lainnya masih berstatus draf atau belum menyelesaikan proses pengiriman pendaftaran.

“Angka ini menunjukkan tingginya minat siswa madrasah untuk mengembangkan kemampuan riset dan menuangkan gagasan ilmiah melalui ajang kompetisi tingkat nasional,” ujar Solla.

Berdasarkan jenjang pendidikan, pendaftar riset terdiri atas 4.862 siswa Madrasah Aliyah (MA) dan 4.268 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Sementara berdasarkan bidang penelitian, Integrasi Keislaman dan Keilmuan (Ekoteologi) menjadi bidang yang paling banyak diminati dengan 3.553 pendaftar.

Selanjutnya, bidang Sustainable Development Goals (SDGs) mencatat 3.384 pendaftar dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional sebanyak 2.193 pendaftar.

No More Posts Available.

No more pages to load.