Breaking News
Live Update Berita Terkini

Perhutani dan BPBD Subang Perkuat Sinergi Antisipasi Karhutla dan Dampak El Nino

Rabu, 10 Jun 2026
Editor: Eky
Perhutani KPH Bandung Utara bersama BPBD Subang, Polri, dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi kebakaran hutan, kekeringan, dan krisis air bersih akibat musim kemarau dan fenomena El Nino.
Dengarkan dgn suara Siap
9.3K pembaca

SUBANG (kabarpublik.id) – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Polres Subang, dan sejumlah pemangku kepentingan memperkuat koordinasi dalam menghadapi dampak musim kemarau dan fenomena El Nino yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta krisis air bersih.

Koordinasi tersebut dilakukan melalui Video Conference (Vicon) yang dipimpin Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), sebagaimana keterangan yang diterima pada Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Subang itu dihadiri perwakilan KPH Bandung Utara, unsur DPRD Kabupaten Subang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, serta jajaran BPBD Kabupaten Subang.

Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, mulai dari penguatan personel, penyediaan sarana dan prasarana, hingga peningkatan koordinasi antarinstansi dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Administratur KPH Bandung Utara, Deden Yogi Nugraha, mengatakan Perhutani telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pemetaan kawasan rawan kebakaran dan peningkatan patroli di wilayah hutan yang berpotensi mengalami gangguan keamanan maupun kebakaran.

“Perhutani terus meningkatkan kewaspadaan melalui patroli rutin dan pemantauan di lokasi-lokasi rawan kebakaran, terutama kawasan hutan yang berbatasan langsung dengan aktivitas masyarakat. Upaya pencegahan menjadi prioritas utama sehingga diperlukan dukungan dan sinergi seluruh pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin, menyampaikan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak kekeringan selama musim kemarau.

“Kami telah menyiapkan armada distribusi air bersih, peralatan penanggulangan bencana, serta personel yang siap diterjunkan apabila terjadi kondisi darurat akibat kekeringan maupun kebakaran,” katanya.

Melalui koordinasi lintas sektoral tersebut, Perhutani, Polri, BPBD, dan pemerintah daerah berharap upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla dapat berjalan lebih efektif. Sinergi yang kuat juga diharapkan mampu meminimalkan dampak kekeringan dan menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian kawasan hutan di wilayah Kabupaten Subang.

No More Posts Available.

No more pages to load.