Breaking News
Live Update Berita Terkini

Wakil Uskup OCI Audiensi dengan Kabinda Maluku, Bahas Radikalisme dan Ketahanan Bangsa

Selasa, 9 Jun 2026
Editor: Eky
Wakil Uskup Ordinariat Castrensis Indonesia, Rm. Yosef Maria Marcellinus Bintoro, bertemu Kabinda Maluku Marsma TNI R. Harys Soeriyo Mahhendro di Ambon. Keduanya membahas isu kebangsaan, radikalisme di media sosial, dan penguatan persatuan bangsa. (Sumber Foto: Yoga)
Dengarkan dgn suara Siap
3K pembaca

AMBON (kabarpublik.id) – Wakil Uskup Ordinariat Castrensis Indonesia (OCI), Yosef Maria Marcellinus Bintoro, melakukan audiensi dengan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Maluku, R. Harys Soeriyo Mahhendro, di Kantor Binda Maluku, Kota Ambon, Senin (8/6).

Pertemuan yang berlangsung sekitar 45 menit itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, audiensi tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai isu kebangsaan yang menjadi perhatian bersama.

Dalam diskusi tersebut, kedua tokoh menyoroti perkembangan situasi nasional, termasuk pengaruh konten media sosial yang mengandung narasi radikalisme terhadap pola pikir generasi muda. Mereka juga membahas sejumlah isu sosial yang tengah ramai diperbincangkan masyarakat dan berpotensi memengaruhi kehidupan berbangsa.

Rm. Yosef Maria Marcellinus Bintoro menjelaskan kehadirannya di Maluku merupakan bagian dari program Sabbatical Journey sekaligus menjalankan tugas pastoral sebagai Wakil Uskup OCI yang membina umat Katolik di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Dalam kesempatan tersebut, Rm. Yosef menyerahkan buku berjudul Kiprah 75 Tahun Pengabdian Pelayanan Umat Katolik di Lingkungan TNI dan Polri: Setia Pada Iman Teguh Dalam Tugas kepada Kabinda Maluku. Buku tersebut memuat sejarah dan kontribusi pelayanan Gereja Katolik bagi anggota TNI dan Polri selama lebih dari tujuh dekade.

Audiensi itu juga menjadi ajang memperkenalkan Angky Kandunmas yang turut mendampingi pertemuan. Sebagai Pastor Pelayanan Militer dan Kepolisian (Pasyanmilpol) wilayah Keuskupan Amboina, ia bertugas mendampingi pembinaan mental dan rohani umat Katolik yang bertugas di lingkungan TNI dan Polri di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa serta memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, budaya, dan ideologi di era digital.

Audiensi ditutup dengan komitmen untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama yang konstruktif guna mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, dan berwawasan kebangsaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.