Breaking News
Live Update Berita Terkini

PENERIMAAN ANGGOTA POLRI TERAPKAN PRINSIP BETAH, CLEAR AND CLEAN BEBAS KKN

Kamis, 2 Jul 2020
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
11.9K pembaca

BANDUNG [KP] – Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) dan Tamtama Polri Tahun Ajaran 2020 Panda Polda Jawa Barat (Jabar), bertempat di Aula Muryono Mapolda Jabar Jl. Soekarno-Hatta No. 748 Bandung, Kamis (02/07/2020).

Acara dipimpin oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M. mewakili Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi. Hadir dalam kesempatan tersebut Irwasda Polda Jabar, Karo SDM, Para Katim/Wakatim Seleksi, Kepala Ombudsman Perwakilan Jawa Barat, Ketua IDI Provinsi Jabar, Direktur Polban, Ketua LSM PMPRI, Wartawan, Pengawas internal yaitu Itwasda, Bid Propam dan Bid TIK Polda Jabar, Panitia Seleksi Panda dan Pabanrim, Orangtua/Wali, dan peserta Seleksi Taruna-Taruni Akpol dan Tamtama Polri. Sedangkan para Kapolres jajaran selaku Ketua Pabanrim mengikuti melalui Video Conference.

Dalam penerimaan anggota Polri Panda Jawa Barat yang menjadi pererhatian Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, yang pada kesempatan tersebut di sampaikan oleh Wakapolda Jabar Brigjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.Si., M.M., diantaranya penandatanganan Pakta integritas tersebut sebagai wujud Komitmen Panitia, Orang Tua dan peserta sebagai suatu kontrak moral dan janji agar terhindar dari tindakan KKN.

Adapun Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 1.126 orang dengan rincian Akpol 682 orang yang terdiri dari Pria 633 orang, Wanita 49 orang, serta Tamtama berjumlah 444 orang, untuk Tamtama Brimob 412 orang dan Tamtama Polair 32 orang.

Wakapolda Jabar memberi informasi bahwa kebijakan Presiden RI yaitu pembangunan SDM yang telah dijabarkan dengan Program Prioritas Kapolri yaitu mewujudkan SDM yang unggul melalui Rekrutmen Proaktif berbasis Teknologi Informasi, maka Polda Jabar telah mengimplementasikan mewujudkan mekanisme seleksi yang Clear and Clean dan sesuai dengan prinsip penerimaan yaitu Bersih, Transparan, Akuntable dan Humanis (BETAH).

Penekanan dari Kapolda Jabar yang disampaikan Wakapolda Jabar yaitu laksanakan kegiatan seleksi dengan baik sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam situasi New Normal dalam mencegah Penyebaran Covid 19.

“Jangan terlibat atau sengaja melibatkan diri dalam praktek KKN yang dapat mencederai prinsip BETAH serta Clear and Clean dalam proses seleksi, “ujar Wakapolda Jabar. #*[KP-Jabar].

  • Laporan: M. Imam Machfudi Noor
  • Editor: Jumadi
  • Sumber: Humas Polda Jabar

No More Posts Available.

No more pages to load.