PENANGKAL BANJIR RUSAK, RUMAH WARGA TERENDAM BANJIR

Rabu, 8 Jul 2020
Kondisi banjir yang mulai surut
Dengarkan dgn suara Siap
7.6K pembaca

Laporan: Rijali (JMSI), Editor: Mahmud Marhaba

RAJA AMPAT [KP] – Akibat hujan deras di kampung Aduwey, Distrik Misool Utara, Kabupaten Raja Ampat sejak Minggu hingga Senin. 06 Juli 2020 sore mengakibatkan tiga unit rumah terendam banjir.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Banjir yang melanda rumah warga di saat guyuran hujan deras karena penangkal banjir sudah rusak.

Dalam audio rekaman diterima melalui WhatsApp, salah seorang warga kampung Aduwey, Silas Hai mengatakan, kampungnya yang dilanda banjir mulai dari kemarin sekitar pukul jam 5 sore sampe jam 8 Senin pagi.

“Banjirnya sangat kuat dan beberapa rumah warga yang terendam banjir seperti rumah bapak Danyel, Yoap Falon dan Yopi Elwood”, ucap Silas.

Lanjut Silas, banjir yang melanda kampung Aduwey membuat warga tidak nyaman dikarenakan tembok penangkal banjir telah rusak total. Akibat dari kerusakan itu maka air tidak terbendung dan akhirnya merembek ke rumah warga.

“Malam itu masyarakat kampung Aduwey merasa tidak nyaman karena tembok penagkal banjir sudah rusak”, katanya.

Mewakili masyarakat kampung tersebut, dirinya berharap kepada pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Badan Pengelolaan Bencana Daerah (BPBD) segera meninjau ke lokasi banjir untuk melihat kondisi warga setempat.

Sementara itu, Kepala kampung Aduwey, Abraham Botot ketika di konfirmasi melalui sambungan seluler membenarkan adanya banjir yang melanda kampung Aduwey.

“Iya benar, memang banjir tadi dan tembok penahan banjir yang di belakang kampung Aduwey sudah rusak, makanya air meluap. Namun tidak ada korban jiwa yang ada hanya tiga buah rumah yang terendam banjir”, ucapnya.

Untuk mengatasi banjir tersebut, Koordinator Humas Mahasiswa Mat Bat juga meminta kepada BPBD Raja Ampat bahwa setelah mendengar informasi ini segara turun langsung ke kampung Aduwey untuk melihat kondisi tersebut.

“Setelah mengetahui peristiwa ini BPBD agar turun dan melihat kondisi rumah warga, karena dilihat kondisi banjir yang melanda kampung Aduwey sangat berbahaya jika dibiarkan dan ada berapa rumah yang masih ada genangan air”, harap Abraham Fatot.#(KP).

No More Posts Available.

No more pages to load.