JAKARTA (kabarpublik.id) – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat membongkar 95 bangunan liar yang berdiri di atas saluran air di Jalan Karet Pasar Baru Timur, RW 09 dan RW 11, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Kamis (6/8/26).
Penertiban dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi drainase serta mendukung program pengendalian banjir di kawasan tersebut. Bangunan yang dibongkar diketahui digunakan sebagai warung, tempat usaha, hingga area parkir sepeda motor.
Proses penertiban melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Jakarta Pusat, Dinas Perhubungan, Kecamatan Tanah Abang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Pusat, Suprayogie, mengatakan pembongkaran berjalan lancar karena pemerintah telah melakukan sosialisasi secara bertahap kepada warga terdampak.
“Kami sudah tiga kali melakukan sosialisasi di tingkat kelurahan. Surat pemberitahuan juga telah disampaikan kepada warga, termasuk melalui rapat bersama lurah, pengurus RW, dan LMK. Jadi seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” kata Suprayogie.
Menurutnya, bangunan-bangunan tersebut berdiri tepat di atas saluran air sehingga mengurangi kapasitas drainase dan berpotensi menghambat aliran air saat hujan deras.
Kondisi itu dinilai dapat meningkatkan risiko genangan hingga banjir di lingkungan sekitar, terutama saat curah hujan tinggi.
Setelah proses penertiban selesai, Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan memperketat pengawasan agar area tersebut tidak kembali ditempati secara ilegal. Selain itu, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat akan melanjutkan pekerjaan normalisasi saluran.
“Prioritas kami adalah mengembalikan fungsi saluran air. Setelah pembongkaran selesai, Suku Dinas SDA akan melakukan normalisasi sepanjang sekitar 400 meter agar aliran air kembali optimal dan potensi banjir dapat ditekan,” ujarnya.
Penataan kawasan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Pemerintah Kota Jakarta Pusat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur drainase, menjaga ketertiban lingkungan, serta memperkuat upaya mitigasi banjir di wilayah perkotaan.
Dengan normalisasi saluran dan pengawasan yang berkelanjutan, pemerintah berharap sistem drainase di Karet Tengsin dapat berfungsi lebih maksimal sehingga lingkungan menjadi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.





