Laporan: Rijali (JMSI), Editor: Mahmud Marhaba
RAJA AMPAT (KP) – Memastikan progres pembangunan, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1805/Raja Ampat, Letkol inf. Josep Paulus Kaiba meninjau lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di kampung Warsambin, Distrik Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat, Selasa (07/07/2020).
Meski menempuh jarak jauh antara ke lokasi TMMD, namun tak menyurutkan semangat seorang Pimpinan Militer untuk memantau kondisi personil dan ingin memastikan perkembangan kegiatan.
Di tempat lokasi tersebut, Dandim 1805/Raja Ampat, Letkol inf Josep Paulus Kaiba mengatakan, meskipun kuantitas dan kualitas personil yang di terjunkan di lokasi TMMD ini tidak seberapa banyak, namun dengan semangat untuk tetap mengupayakan program ini benar-benar menyentuh langsung dengan masyarakat.
“Pasukan TMMD di Warsambin sebanyak 150, namun di lapangan tidak cukup. Yang menjadi kendala saat ini kekurangan personil dan ini juga berbeda dengan Kodim lain di luar Raja Ampat yang memiliki kuantitas pasukan bahkan SDM yang memadai”, ujarnya.
“Kodim Raja Ampat masih kekurangan personil karena ini Kodim yang baru di bentuk, tentunya SDM juga pasti berbeda, belum lagi dari kondisi wilayah. Semua kendala yang memang ada tapi kita tetap berupaya mencapai kualitas standar, itu adalah target kita”, sambung Dandim.
Meski Dirinya mengaku Kodim 1805/Raja Ampat masih kekurangan personil dan SDM, tetap hal itu tidak menjadi alasan dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Bahkan Kodim Raja Ampat di anggap mampu dan layak mendapatkan program TMMD.
“Program ini sebagai bukti kesiapan dan kerja sama antara TNI dan Pemda serta dukungan warga. Itu artinya kita di Raja Ampat sudah siap dan saling mendukung”, ucapnya.
Selain membangun tempat tinggal warga (Rumah), Kehadiran TNI di Warsambin juga mengajak masyarakat untuk menata halaman yang berfariasi. Hal ini dilakukan menginggat status wilayah Raja Ampat sebagai tempat destinasi yang di kagumi para wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Warsambin ini salah satu tempat spot wisata dan kekayaan laut dan darat sangat menjamin kehidupan masyarakat. Untuk itu Peran TNI juga mengajak masyarakat untuk melihat potensi kekayaan yang ada agar dikelola. Jadi ini harus diprioritaskan. Contoh hasil laut seperti terasi, udang dan ikan dan lain-lain yang merupakan potensi untuk di kembangkan”, papar Dandim.
Lanjutnya, jika Warsambin di jadi sentral ekonomi ini sangat efektif tinggal di paduhkan dengan program Pemda, namun hal ini juga harus ada kesepakatan warga.
“Ini sebagai langkah awal untuk mengajak warga dalam menunjang kebutuhannya dan juga memperpendek rentan kendali Pemerintah serta mendukung program Pemda dalam bidang Wisata”, ujar Dandim.
Program TMMD dengan tujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik sarana dan prasarana, ekonomi sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat. #(KP).







