Breaking News
Live Update Berita Terkini

Ghosun Iron Camp Didorong Jadi Pusat Pembinaan Atlet Muda dan Karakter Generasi Muda di Setu Bekasi

Minggu, 7 Jun 2026
Editor: Eky
Keberadaan Ghosun Iron Camp di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mendapat dukungan masyarakat sebagai sarana pembinaan atlet muda dan pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga tinju. (Sumber Foto: Ali)
Dengarkan dgn suara Siap
21.6K pembaca

BEKASI (kabarpublik.id) – Keberadaan Ghosun Iron Camp di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga, khususnya cabang tinju. Fasilitas latihan yang tersedia dinilai mampu menjadi sarana positif bagi remaja untuk mengembangkan bakat, meningkatkan disiplin, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.

Dukungan tersebut mengemuka seiring meningkatnya kebutuhan ruang kegiatan yang produktif bagi pelajar dan generasi muda di wilayah Kecamatan Setu. Kawasan ini diketahui memiliki sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA, baik negeri maupun swasta, yang berpotensi menjadi basis pengembangan olahraga usia dini.

Tokoh masyarakat Kelurahan Setu, Iky, yang berkesempatan mengunjungi Ghosun Iron Camp, menilai olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, pembinaan olahraga yang terarah dapat menanamkan nilai-nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, serta kemampuan mengendalikan diri.

“Kami berharap anak-anak muda memiliki lebih banyak pilihan kegiatan positif. Olahraga dapat menjadi sarana untuk menyalurkan energi dan minat mereka secara sehat sekaligus membangun karakter yang kuat,” ujar Iky, Minggu (7/6/26).

Tingginya minat generasi muda terhadap olahraga tinju dan kebugaran membuka peluang bagi Ghosun Iron Camp untuk berkontribusi dalam pembinaan atlet muda sekaligus penguatan karakter remaja di Kabupaten Bekasi. Sejumlah pihak juga mendorong agar program pembinaan olahraga yang ada dapat disosialisasikan lebih luas kepada sekolah-sekolah di Kecamatan Setu dan wilayah sekitarnya.

Kolaborasi dengan sekolah dan guru olahraga dinilai menjadi langkah strategis untuk menghadirkan kegiatan ekstrakurikuler yang bermanfaat bagi siswa. Selain mengembangkan kemampuan olahraga, program tersebut juga dapat mendukung pembentukan mental dan karakter peserta didik.

Dukungan dari pemerintah daerah, pemerintah desa, serta organisasi olahraga juga dianggap penting guna memperkuat ekosistem pembinaan atlet usia muda secara berkelanjutan. Dengan sinergi yang baik, pembinaan olahraga diharapkan mampu menghasilkan atlet berprestasi sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pemilik Ghosun Iron Camp, Susanto, S.H., menegaskan pihaknya terbuka untuk menjalin kerja sama dengan sekolah maupun komunitas masyarakat dalam mengembangkan pembinaan olahraga bagi generasi muda.

“Kami siap berkolaborasi dengan sekolah-sekolah yang ingin mengembangkan pembinaan olahraga bagi para siswa. Harapannya, olahraga tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang disiplin, sehat, dan memiliki semangat positif dalam kehidupan sehari-hari,” kata Susanto.

Warga sekitar turut menyambut baik keberadaan pusat latihan tersebut. Mereka menilai fasilitas olahraga yang aktif dan mudah diakses masyarakat dapat menjadi aset penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan kondusif bagi perkembangan generasi muda.

Melalui sinergi antara masyarakat, sekolah, pemerintah, dan insan olahraga, pembinaan olahraga di Kecamatan Setu diharapkan terus berkembang. Selain mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi, upaya tersebut juga menjadi investasi sosial jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Bekasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.