Pascasarjana IAIN Batusangkar Selenggarakan Yudisium Magister Semester Ganjil 2021/2022

Rabu, 23 Feb 2022
Dengarkan dgn suara Siap
8.2K pembaca

Laporan : Jhen / Editor YR

BATUSANGKAR[kabarpublik.id] – Pascasarjana IAIN Batusangkar mengadakan Yudisium bagi Program S-2 Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022 yang berlangsung di Aula Kampus I IAIN Batusangkar, pada Rabu (23/2/2022).

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Yudisium tahun ini meluluskan 60 mahasiswa yang terdiri dari Prodi Manejemen Pendidikan Islam (MPI) 11 orang, Hukum Ekonomi Syariah (HES) 5 orang, Pendidikan Agama Islam (PAI) 9 orang, Ekonomi Syariah (EKSYA) 6 orang, Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) 18 orang, dan Hukum Keluarga Islam (HKI) 11 orang.

Rangkaian acara untuk sesi pagi, dibuka dengan Pembacaan SK Yudisium oleh Kasubbag TU Pascasarjana: Fauzi MS, M.Kom, yang diikuti dengan Pelantikan Yudisi oleh Direktur Pascasarjana IAIN Batusangkar: Dr. Suswati Hendriani, M.Pd., M.Pd. Setelah itu dilaksanakan pembacaan SK Yudisi Terbaik : Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Batusangkar: Dr. H. M. Yusuf Salam, M.A. Untuk sesi akhir, pemberian sambutan oleh perwakilan Yudisi dari Prodi Pendidikan Agama Islam.

Pada kesempatan yang sama, dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana Dr. Suswati Hendriani, M.Pd. M. Pd.,
menyampaikan rasa bangga pada Yudisi yang memperoleh gelar Magister yang telah dilantik pagi ini. Momen yudisium hari ini boleh jadi merupakan yudisium terakhir bagi mahasiswa sebagai alumni IAIN Batusangkar dan dalam beberapa bulan ke depan IAIN Batusangkar akan beralih status menjadi UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Hasil yang telah diraih tentu merupakan kolaborasi cantik antara Dosen dan mahasiswa.

Direktur juga berpesan untuk selalu tawadhu’ karena tujuan melanjutkan studi ke Pascasarjana adalah untuk menuntut ilmu. Ilmu pada hakikatnya melahirkan orang yang rendah hati. Direktur juga berpesan agar para Yudisi senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, yang dengan hal itu secara tidak langsung juga telah menjaga nama baik almamater.

Di ujung sambutannya, Direktur mengucapkan selamat kepada semua semua Yudisi dan khususnya kepada lndra Jaya sebagai lulusan terbaik dengan IPK 4.00 dari Prodi Ekonomi Syariah, Nidya Juwita Roza dari Prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Mori Oktaviani dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah, dan Refni Dayu dari Prodi Pendidikan Agama Islam”.

Kemudian, sambutan oleh Indra Jaya perwakilan yudisi menyampaikan rasa terima kasih atas semangat yang luar biasa yang telah didapatkan dari Bapak dan lbu dosen Pascasarjana yang tidak akan pernah dilupakan. Semangat dosen yang tinggi juga telah menginspirasi para Yudisi untuk tekun mengikuti perkuliahan dengan semangat yang sama sehingga bisa menyelesaikan studi dalam waktu tersingkat: 3 semester.

Melalui forum ini, wakil Yudisi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semu dosen dan manajemen Pascasarjana yang dengan samangat dan dedikasi yang tinggi telah mengajar dan memberi tambahan ilmu yang akan diimplementasikan di dunia kerja dan tengah-tengah masyarakat.

“Hanya Allah yang akan memberikan balasan atas keikhlasan Bapak dan lbu semua dalam memberikan kepada kami yang lnsya Allah akan bertambah sebagaimana kata Ali bin Abitalib RA “salah satu pemberian yang tidak akan pernah berkurang adalah mengajarkan ilmu” lanjutnya.

Di lain waktu, Dr. M. Yusuf Salam, M.A., sebagai Wakil direktur Pascasarjana IAIN Batusangkar juga menyampaikan bahwa pelantikan yudisi oleh Direktur PPS IAIN Batusangkar telah membolehkan para peserta yudisium menyandang gelar Magister Pendidikan (M.Pd) untuk Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Agama Islam, dan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Magister Ekonomi (M.E) untuk Program Studi Ekonomi Syariah dan Magister Hukum (M.H) Untuk Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, dan Hukum Keluarga Islam. Yusuf juga menegaskan bahwa yudisi kedua ini merupakan prestasi istimewa bagi Pascasarjana dengan menamatkan 60 orang di semester ganjil. 21 orang dari mereka bisa menamatkan tiga semester atau 18 bulan.

“Program unggulan di Pascasarjana adalah Penelitiaan Payung yang merupakan salah satu usaha dari Pascasarjana IAIN Batusangkar untuk menamatkan mahasiswa tepat waktu. Kegiatan penelitian ini dilakukan dosen dengan membimbing mahasiswa langsung ke lapangan” Demikian Yusuf mengatakan.

No More Posts Available.

No more pages to load.