BANJARMASIN (kabarpublik.id) – Tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi empat jasad korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di wilayah perairan Kalimantan Tengah pada hari ke-18 operasi pencarian dan pertolongan, Rabu (30/9/2026).
Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan satu jasad pertama ditemukan di wilayah Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, pada pukul 02.07 WITA. Informasi penemuan tersebut diterima Kantor SAR Palangka Raya pada pukul 07.55 WITA.
Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Sukamara untuk penanganan dan proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, pencarian terhadap korban lainnya terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Pada siang hari, Kantor SAR Palangka Raya juga menerima informasi mengenai penemuan satu life craft yang telah memasuki wilayah Natai Kuini, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Lokasi tersebut berjarak sekitar tujuh mil laut dari wilayah Kabupaten Sukamara.
Selanjutnya, pada pukul 14.30 WITA, tim SAR gabungan menemukan tiga jasad lainnya di Sungai Teruntum, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Informasi mengenai penemuan ketiga korban diterima petugas pada pukul 15.17 WITA.
Di sisi lain, tim penyelam gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI AL, dan unsur potensi SAR lainnya telah melakukan penyisiran di bagian dalam badan KM Virgo Transport 8.
Namun, dari penyisiran tersebut belum ditemukan korban tambahan.
“Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan operasi pencarian dengan mengerahkan SRU laut, SRU darat, dan tim penyelam secara terkoordinasi dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta keselamatan seluruh personel yang terlibat,” ujar Putu Sudayana.
Berdasarkan data Basarnas hingga Rabu pukul 18.00 WITA, sebanyak 186 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 78 orang dinyatakan meninggal dunia. Sebanyak 57 orang lainnya masih dalam pencarian.
Operasi SAR masih dilanjutkan dengan mengerahkan unsur pencarian melalui jalur laut, darat, serta penyelaman untuk menemukan korban yang masih belum ditemukan.





