GOWA (kabarpublik.id) – Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar enam hektare di wilayah Malino, Lemo-lemo, Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (30/9/2026).
Babinsa Koramil 1409-04 Tinggimoncong Kopda Muhammad Sukri mengatakan seluruh titik api telah berhasil dipadamkan dan didinginkan pada Rabu sore. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Seluruh titik api berhasil didinginkan dan dikuasai sepenuhnya sore tadi. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian besar yang dilaporkan dalam peristiwa ini,” ujar Muhammad Sukri di Gowa.
Kebakaran pertama kali diketahui warga setempat, Marzuki (44), yang melihat kepulan api dari ketinggian pada Rabu pagi. Lokasi kebakaran berada pada koordinat lintang -5,23950 dan bujur 119,889161.
Marzuki kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa. Setelah menerima informasi, personel TNI berkoordinasi dengan kepolisian dan masyarakat untuk menuju lokasi dan melakukan pemadaman awal.
Petugas menggunakan peralatan yang tersedia, termasuk juswater dan pompa manual, untuk memperlambat penyebaran api. Upaya tersebut kemudian diperkuat personel pemadam kebakaran dan Manggala Agni yang membawa mobil tangki.
Pemadaman melibatkan personel Koramil dan Polsek Tinggimoncong, KSDA wilayah Malino, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) Pattapang, BPBD Gowa, aparat pemerintah setempat, serta masyarakat.
Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, seluruh titik api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke kawasan lainnya.
Petugas mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama selama kondisi lahan kering akibat musim kemarau. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di sekitar lahan dan kawasan hutan.
Karhutla Sebelumnya Terjadi di Dua Lokasi
Sebelumnya, tim gabungan juga menangani kebakaran lahan di Lingkungan Baluburu, Kelurahan Kalasekrena, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.
Kebakaran pada Kamis (24/9/2026) pagi tersebut menghanguskan sekitar tiga hektare lahan yang ditumbuhi pohon jati, rumput, bambu, dan semak belukar.
Babinsa setempat Kopda Syahrir yang menerima laporan langsung berkoordinasi dengan kepolisian dan petugas pemadam kebakaran. Satu unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api.
Api berhasil dipadamkan pada pukul 12.55 WITA. Pemadaman melibatkan personel TNI, Polri, Damkar Gowa, pemerintah setempat, dan masyarakat.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sekitar tiga hektare lahan terbakar.
Masyarakat kembali diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran.
Pada hari yang sama, kebakaran lahan juga terjadi di Lingkungan Karengloe, Kelurahan Sapaya, Kecamatan Bungaya, Gowa.
Babinsa Kelurahan Sapaya Sertu Abd Azis bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merambat ke lahan di sekitarnya.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu gesekan batang bambu yang menimbulkan percikan api. Kondisi lahan yang kering membuat api cepat menjalar, tetapi berhasil dikendalikan dan dipadamkan oleh petugas bersama masyarakat.





