Laporan: Rifaldy Happy (JMSI), Editor: Mahmud Marhaba
KOTA GORONTALO [KP] – Perayaan HUT Proklamasi di Kota Gorontalo yang digelar secara sederahana itu, ada sebagian masyakat yang memperoleh manfaat dari pada program pemerintah Kota Gorontalo lahir sampai mati. Pada momentum itu pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) menyerahkan KTP-El bagi warga yang genap berusia 17 tahun tepat pada HUT Kemerdekaan tersebut.
“Ada 2 warga Kota Gorontalo yang diserahkan KTP-EL pada peringatan HUT Proklamasi RI kemarin, kebetulan meraka tepat berusia 17 tahun pada hari itu,” Kata Kadis Dukcapil Syamsudin Ibrahim, Selasa (18/08/2020).
Selain memperoleh identitas penduduk berupa KTP, kedua anak yang masih berstatus pelajar di sekolah menengah umum itu diberikan surat akta kelahiran serta kedua orang tuanya menerima kartu keluarga baru.
Syamsudin menjelaskan, Kartu Keluarga Penduduk yang diterbitkan karena ada perubahan dokumen bagi yang bersangkutan yang perlu dilakukan pengupdetan.
Menariknya, kedua keluarga anak itu merupakan keluarga yang kurang mampu, sehingga menurut Syamsudin wajib memperoleh perhatian dari pihak Dukcapil.
“Pemerintah Kota Gorontalo memiliki program pro rakyat, jadi tepat dalam momen seperti ini diimplementasikan untuk kepentingan masyarakat khususnya mereka yang kurang mampu,” ujarnya.
Tidak hanya KTP-El, kartu KK dan akta kelahiran yang dibagikan, bagi para ibu yang melahirkan pada tanggal 17 Agustus turut merasakan kebahagiaan dari Pemerintah Kota Gorontalo berupa bingkisan.
Inisiatif yang dilakukan Dukcapil tersebut, mendapat suport dari Walikota Gorontalo Marten Taha dengan menyerahkan KTP-El pada upacara peringtatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI-75 tingkat Kota Gorontalo dilapangan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Senin kemarin.
Dalam agenda itu, Marten yang didampingi Wakil Walikota Ryan Kono, Sekda Ismail Madjid dan unsur Forkopimda juga menyerahkan piagam tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI bagi ASN yang telah mengabdi selama 10, 20 dan 30 tahun dan SK bagi yang telah memasuki masa purna tugas.
“Kepada mereka yang akan mamasuki purna tugas, kami ucapkan terima kasih atas dharma baktinya untuk Kota Gorontalo, bapak dan ibu telah berkontribusi bagi pembangunan daerah, bangsa dan negara,” imbuh Marten.#[KP/HMS]





