News Update
Live Update Berita Terkini

Menteri Koperasi Dorong Koperasi Masjid Perkuat Ekonomi Umat dan Sejahterakan Jamaah

Jumat, 17 Jul 2026
Editor: Ati Modjo
Dengarkan dgn suara Siap
8.4K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menegaskan koperasi masjid memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi umat sekaligus meningkatkan kesejahteraan jamaah. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid Dewan Masjid Indonesia (BKMM DMI) masa khidmat 2026–2031 di Auditorium Al Quddus Universitas YARSI, Jakarta Pusat, Jumat (17/7).

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ketua Umum BKMM DMI Pusat, pengurus wilayah dan daerah BKMM DMI yang baru dilantik, para ulama, tokoh agama, serta pengurus masjid dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ferry mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus BKMM DMI yang baru dilantik dan berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada umat.

Menurut Ferry, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatan melalui koperasi berbasis masjid.

“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi sebagaimana dicontohkan pada masa Rasulullah SAW,” terangnya.

Ferry menjelaskan, konsep koperasi sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menempatkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Nilai kebersamaan dalam koperasi dinilai selaras dengan semangat berjamaah yang menjadi fondasi kehidupan di masjid.

“Koperasi masjid dapat menjadi solusi dalam mengatasi berbagai tantangan ekonomi, seperti kemiskinan dan kesenjangan sosial. Berbagai unit usaha dapat dikembangkan, mulai dari Baitul Maal wat Tamwil (BMT), toko sembako murah, hingga layanan simpan pinjam syariah bagi pelaku UMKM di lingkungan jamaah,” jelas Ferry.

Ia juga mendorong koperasi masjid bertransformasi menjadi lembaga yang modern dengan memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan kas masjid, zakat, infak, dan dana sosial lainnya agar lebih transparan dan akuntabel.

Selain itu, Ferry mengajak pengurus masjid memberdayakan generasi muda dan kelompok majelis taklim agar mampu naik kelas menjadi pelaku usaha melalui dukungan koperasi, dengan memanfaatkan jaringan jamaah sebagai pasar potensial.

Pemerintah, lanjutnya, siap memberikan dukungan melalui berbagai program Kementerian Koperasi, termasuk Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dapat disinergikan dengan koperasi masjid. Dukungan tersebut mencakup pelatihan manajemen, akses pembiayaan, hingga pendampingan legalitas usaha.

Ferry juga berpesan kepada pengurus BKMM DMI agar menjadi motor penggerak ekonomi umat dengan membangun koperasi di setiap masjid, tanpa hanya bergantung pada bantuan pemerintah.

Ia menekankan pentingnya menjaga amanah dan transparansi dalam mengelola dana umat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Koperasi untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.