JAKARTA (kabarpublik.id) – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono mengajak Jepang dan negara-negara anggota ASEAN mengoptimalkan Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD) sebagai wadah memperkuat dukungan nyata bagi pemulihan dan pembangunan Palestina.
Menurut Sugiono, forum tersebut harus mampu menjadi sarana untuk menerjemahkan solidaritas negara-negara anggota ke dalam langkah konkret yang mendukung pembangunan jangka panjang Palestina.
“Bagi Indonesia, Palestina bukan hanya persoalan kemanusiaan. Ini adalah persoalan keadilan, martabat, dan hak rakyat Palestina untuk membangun kembali masa depannya,” ujar Sugiono dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (23/7).
CEAPAD merupakan forum yang diprakarsai Jepang pada 2013 untuk membahas dukungan terhadap Palestina. Forum ini melibatkan Jepang, Palestina, negara-negara ASEAN, Korea Selatan, Bank Dunia, serta Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-Jepang di Manila, Filipina, Rabu (22/7), isu Palestina menjadi salah satu pembahasan penting, selain penguatan kerja sama kawasan.
Pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga jalur pelayaran yang aman dan terbuka guna menjamin kelancaran pasokan energi, pangan, perdagangan, serta rantai pasok di kawasan Indo-Pasifik.
Sugiono menyampaikan Indonesia menyambut baik penyelarasan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) dengan kebijakan Free and Open Indo-Pacific (FOIP) yang diinisiasi Jepang.
Menurutnya, kerja sama maritim harus tetap menjadi pilar utama kemitraan ASEAN-Jepang melalui peningkatan kapasitas, konektivitas, dan penguatan maritime domain awareness.
Selain itu, Indonesia juga mendorong optimalisasi Asia Zero Emission Community (AZEC) dan Partnership on Wide Energy and Resources Resilience Asia untuk mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat ketahanan energi di kawasan.
Di sektor ekonomi, Sugiono menilai berbagai kerangka kerja sama seperti ASEAN-Japan Comprehensive Economic Partnership (AJCEP), Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), dan ASEAN Plus Three perlu terus dimanfaatkan untuk menjaga kelancaran perdagangan, meningkatkan investasi, serta membuka peluang baru bagi pengembangan industri.
Ia menegaskan, kemitraan ASEAN dan Jepang akan semakin kuat apabila kedua pihak memanfaatkan keunggulan masing-masing untuk mewujudkan perdamaian dan kemakmuran kawasan.





