Bertanding di Boston Stadium, AS, Skotlandia tampil agresif sejak menit-menit awal pertandingan. Ben Gannon-Doak dan Lawrence Shankland langsung mengancam pertahanan Haiti melalui sejumlah percobaan tembakan pada lima menit pertama.
Haiti tidak tinggal diam. Louicius Deedson sempat menciptakan peluang berbahaya melalui serangan balik, sementara kedua tim yang sama-sama menggunakan formasi 4-4-2 menghadirkan pertandingan terbuka dengan tempo tinggi.
Peluang terbaik Skotlandia sebelum gol tercipta hadir pada menit ke-17 ketika Scott McTominay melepaskan tembakan keras kaki kanan. Namun, upayanya masih membentur tiang gawang dan gagal mengubah kedudukan.
Setelah jeda pendinginan pada menit ke-23, Skotlandia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-28. Berawal dari sentuhan cerdik Che Adams, bola mengarah kepada John McGinn yang memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Sepakannya sempat mengenai pemain lawan sebelum masuk ke gawang Haiti untuk membawa Skotlandia unggul 1-0.
Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum. Selain gol McGinn, Skotlandia juga unggul dalam penciptaan peluang, meski Haiti beberapa kali mampu menembus area pertahanan dan memberi tekanan.
Memasuki babak kedua, Skotlandia lebih mampu mengendalikan permainan. Tim asuhan Steve Clarke berhasil meredam ancaman Haiti yang kesulitan menciptakan peluang bersih di depan gawang Angus Gunn.
Sejumlah pergantian pemain dilakukan kedua tim pada pertengahan babak kedua. Haiti memasukkan Josue Casimir dan Lenny Joseph untuk menambah daya gedor, sedangkan Skotlandia menurunkan Lyndon Dykes, Ryan Christie, Nathan Patterson, Kenny McLean, dan Findlay Curtis guna menjaga intensitas permainan.
Menjelang akhir laga, Haiti meningkatkan tekanan dan nyaris menyamakan kedudukan. Peluang emas didapat Frantzdy Pierrot ketika menyambut umpan silang dengan sundulan, tetapi bola masih melenceng tipis di sisi gawang.
Pada masa injury time, Haiti terus mengirim bola-bola panjang ke area pertahanan Skotlandia. Namun, lini belakang Skotlandia mampu bertahan dengan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Kemenangan 1-0 tersebut memastikan Skotlandia meraih tiga poin perdana dan mengakhiri pertandingan di puncak klasemen sementara Grup C.





