Breaking News
Live Update Berita Terkini

Konser “Mahabbah Allah Pakem 9” Gaungkan Pesan Tobat dan Kepedulian Lingkungan

Selasa, 19 Mei 2026
Editor: Eky
Konser “Mahabbah Allah Pakem 9” di Jakarta menghadirkan musik spiritual karya Mbah Syaiful Umar dengan pesan tobat, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap alam yang mendapat apresiasi berbagai kalangan. (Sumber Foto: Irish)
Dengarkan dgn suara Siap
11.3K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Kolaborasi PWI Jaya Seksi Musik dan Film bersama Tiga Jantung sukses menggelar konser musik spiritual bertajuk “Mahabbah Allah Pakem 9” di Usmar Ismail Hall, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (18/5/26).

Konser tersebut menampilkan lagu-lagu bernuansa spiritual dan sufistik karya Mbah Syaiful Umar dari Salatiga. Sejumlah musisi turut tampil memeriahkan acara, di antaranya Baruna dari Elpamas, Taraz Biztara dari T.R.I.A.D, serta Interstate Band.

Mbah Syaiful Umar mengatakan konser ini menjadi ajakan moral bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Tuhan, serta menjaga kelestarian alam.

Menurutnya, berbagai persoalan dan bencana yang terjadi saat ini tidak lepas dari kerusakan yang dilakukan manusia terhadap lingkungan maupun kehidupan sosial.

“Esensi konser ini mengajak para pemimpin dan seluruh masyarakat untuk bertobat serta menjaga alam agar terhindar dari bencana dan perpecahan,” ujar Mbah Syaiful.

Acara tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, yang hadir langsung menyaksikan konser.

Dalam sambutannya, Yusril menilai lagu-lagu karya Mbah Syaiful memiliki pesan mendalam tentang kehidupan dan tanggung jawab manusia dalam menjaga alam semesta.

“Lagu-lagu Mbah Syaiful menggugah hati dan pemikiran kita bahwa manusia memiliki tanggung jawab menjaga serta memelihara alam, bukan merusaknya,” kata Yusril.

Budayawan Ngatawi Al-Zastrow juga menyampaikan orasi budaya dalam acara tersebut. Ia menilai perjuangan di jalur budaya merupakan upaya menjaga akal sehat dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah perubahan zaman.

“Jalan budaya adalah jalan panjang yang penuh tantangan, tetapi di sana saya bertemu banyak orang tulus yang menjaga nilai kemanusiaan,” ujar Al-Zastrow.

Ketua PWI DKI Jakarta, Kesit Budi Handoyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan PWI Jaya untuk terlibat dalam penyelenggaraan konser tersebut.

Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung kegiatan seni dan budaya di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia Irish Riswoyo mengatakan kesuksesan konser di Jakarta akan menjadi langkah awal untuk menggelar acara serupa di berbagai kota lain di Indonesia.

Menurutnya, konser “Mahabbah Allah Pakem 9” direncanakan hadir di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, hingga Makassar sebelum kembali digelar dalam skala lebih besar di Jakarta.

No More Posts Available.

No more pages to load.