Indonesia Fair 2026 Nagoya Promosikan Budaya dan Potensi Bisnis Indonesia di Jepang

Selasa, 12 Mei 2026
Wakil Dubes RI di Tokyo Maria Renata Hutagalung di dampingi perwakilan kantor Gubermur Aichi dan Walikota Nagoya, dari sponsor DCOM, SMILE, City Express dan Direktur Kinarya Windu Wijaya menggunting pita sebagai tanda pembukaan Indonesia Fair 2026 Nagoya. (Sumber: Yusdiansyah)
Dengarkan dgn suara Siap
3.4K pembaca

JEPANG (kabarpublik.id) – Semangat memperkenalkan budaya dan potensi Indonesia kembali hadir melalui gelaran Indonesia Fair 2026 Nagoya yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Kota Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Kinarya bersama komunitas diaspora Indonesia TIG, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo, APEKSI, Be Indonesia, Konsulat Kehormatan RI di Nagoya, dan PPI Nagoya.

Indonesia Fair 2026 menjadi ajang promosi berbagai potensi Indonesia, mulai dari sektor ekonomi, bisnis, perdagangan, kuliner, hingga seni dan budaya Nusantara. Acara tersebut juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat Jepang, diaspora Indonesia, serta pelaku usaha dari kedua negara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan forum bisnis pada Jumat, 1 Mei 2026 di Sakae Gas Building. Forum itu dihadiri pelaku usaha Indonesia dan Jepang guna memperkuat peluang kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral.

Pameran utama kemudian resmi dibuka pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Hikari Plaza, Nagoya, oleh Wakil Duta Besar RI di Tokyo, Maria Renata Hutagalung. Pembukaan turut dihadiri Direktur Kinarya, Windu Wijaya, perwakilan Pemerintah Kota Nagoya, Kantor Gubernur Aichi, serta sponsor dan mitra kegiatan.

“Senang rasanya bisa kembali menyelenggarakan acara dan bertemu dengan diaspora Indonesia di Kota Nagoya setelah 10 tahun sejak pertama kali menggelar Indonesia Week 2016 dan 2018,” ujar Windu Wijaya dalam keterangannya, Senin (11/5/26).

Suasana acara semakin meriah dengan penampilan seni budaya Nusantara seperti tarian daerah dan lagu tradisional Indonesia. Panitia juga menghadirkan pertunjukan budaya Jepang, Oiran, sebagai simbol kolaborasi budaya kedua negara.

Selain itu, pengunjung dihibur dengan pertunjukan musik dangdut ambyar, band, hingga penampilan bintang tamu Silet Open Up pada hari terakhir acara.

Kesuksesan Indonesia Fair 2026 Nagoya turut didukung berbagai sponsor dan peserta pameran dari Indonesia maupun Jepang, di antaranya BNI⁠, Pemerintah Kota Mojokerto, GPPI, Solidaridad, DCOM, Smile, City Express, SBI Remit, dan Rakuten Mobile⁠.

Di area kuliner, lebih dari 20 tenant makanan Indonesia menyajikan beragam hidangan khas Nusantara seperti bakso, sate, seblak, mie ayam, dan nasi Padang yang mendapat antusiasme tinggi dari diaspora maupun warga Jepang.

Selama tiga hari pelaksanaan, acara ini dikunjungi sekitar 10 ribu pengunjung. Indonesia Fair 2026 Nagoya diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Jepang sekaligus menjadi sarana promosi budaya dan potensi ekonomi Indonesia di tingkat internasional.

Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Be Indonesia, yaitu “Mari Merawat Indonesia dan Memajukan Negeri”, melalui promosi budaya, kreativitas, dan potensi bangsa di kancah global.

No More Posts Available.

No more pages to load.