News Update
Live Update Berita Terkini

Komisi V DPR Dukung Percepatan Pembangunan Tol Palembang-Betung

Rabu, 23 Sep 2026
Editor: Eky
Dengarkan dgn suara Siap
48.1K pembaca

PALEMBANG (kabarpublik.id) – Komisi V DPR RI mendukung percepatan pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung di Sumatra Selatan yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Dukungan tersebut disampaikan saat Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik dengan meninjau pembangunan Jembatan Musi V di Palembang, Kamis (17/9/2026). Jembatan tersebut merupakan bagian dari Tol Palembang–Betung.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mengatakan percepatan pembangunan diperlukan agar infrastruktur tersebut segera memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya keselamatan kerja dan mutu konstruksi tetap menjadi perhatian selama proses percepatan.

“Kita mengutamakan keselamatan kerja dan mutu konstruksi. Akselerasi memang sangat kita perlukan, terlebih-lebih untuk masyarakat,” ujar Syaiful.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi V juga meninjau perkembangan proyek dan membahas sejumlah tantangan yang masih perlu diselesaikan. Salah satunya berkaitan dengan pembebasan lahan pada beberapa titik.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum menyebut Tol Palembang–Betung memiliki panjang 69,19 kilometer. Ruas ini menjadi bagian penting dalam pengembangan jaringan JTTS di Sumatra Selatan.

Kepala BPJT Ni Komang Rasminiati mengatakan struktur Jembatan Musi V telah memperoleh Sertifikat Laik Fungsi Struktur dari Menteri Pekerjaan Umum pada 6 Juli 2026.

Jembatan tersebut memiliki bentang tengah sepanjang 380 meter dan jembatan pendekat sepanjang 656 meter di sisi Bengkinang serta 648 meter di sisi Gandus. Total panjang struktur jembatan mencapai 1.684 meter.

Wakil Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Sugeng Rochadi, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk menyelesaikan pembangunan Tol Palembang–Betung.

“Hutama Karya berkomitmen mempercepat pembangunan JTTS, termasuk Jalan Tol Palembang–Betung. Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Musi V telah mencapai 96,44 persen dan dinyatakan lulus uji laik fungsi oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada 6 Juli 2026. Sementara itu, progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung secara keseluruhan telah mencapai 87,18 persen,” ujar Sugeng.

BPJT sebelumnya menyampaikan bahwa meski struktur utama Jembatan Musi V telah selesai, masih terdapat pekerjaan lain yang perlu dituntaskan, termasuk sejumlah jembatan kecil dan akses jalan menuju permukiman warga. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait terus dilakukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Anggota Komisi V DPR RI juga menyoroti persoalan pembebasan lahan sebagai salah satu tantangan dalam percepatan pembangunan Tol Palembang–Betung. Penyelesaian persoalan tersebut dinilai penting agar pembangunan konektivitas antardaerah dapat berjalan sesuai target.

Pembangunan Tol Palembang–Betung diharapkan memperkuat konektivitas Palembang dengan wilayah lain di Sumatra Selatan serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Pemerintah juga mendorong pengembangan jaringan tol ke wilayah Sumatra lainnya. Staf Ahli Kementerian Pekerjaan Umum Triono Junoasmono mengatakan Tol Palembang–Betung merupakan bagian dari pengembangan konektivitas yang diarahkan untuk membuka akses menuju Jambi dan wilayah Sumatra lainnya.

“Hutama Karya akan terus berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol, DPR RI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan pembangunan JTTS,” kata Sugeng.

Dengan percepatan pembangunan tersebut, Tol Palembang–Betung diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Sumatra Selatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.