JAKARTA (kabarpublik.id) – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi tingginya antusiasme peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 yang diikuti 35.936 peserta dari 34 Polda dan 304 Polres.
Hal itu disampaikan Listyo saat menutup E-Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/26).
Menurut Listyo, perkembangan e-sports di Indonesia semakin pesat dan tidak lagi sekadar dipandang sebagai permainan. E-sports kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang berpotensi melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya melihat perkembangan e-sports sangat luar biasa,” ujar Listyo.
Ia mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap e-sports. Karena itu, kompetisi serupa perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan untuk menjaring dan membina talenta-talenta baru.
Listyo bahkan menargetkan jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun depan dapat meningkat hingga 10 kali lipat. Menurutnya, target tersebut dapat dicapai dengan memperbanyak kompetisi di tingkat kewilayahan secara rutin.
“Dengan jumlah penggemar yang sangat luar biasa itu, pertanyaannya, bisa tidak peserta tahun ini 35.936 menjadi 10 kali lipat tahun depan?” katanya.
Selain mendorong peserta mengembangkan kemampuan sebagai atlet e-sports, Listyo mengajak generasi muda memanfaatkan kompetisi tersebut sebagai ruang untuk membangun karakter positif.
Ia berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan sekaligus duta keamanan dan ketertiban dengan mengajak generasi muda menjauhi kegiatan kontraproduktif, seperti tawuran, balap liar, dan vandalisme.
E-Sports Kapolri Cup 2026 menghadirkan berbagai kategori kompetisi, di antaranya Mobile Legends, Capture The Flag (CTF), cosplay, influencer hunt, trading card game, dan youth movement.
Menurut Listyo, rangkaian kompetisi tersebut tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas, tetapi juga mendorong sportivitas, literasi digital, serta kesadaran generasi muda terhadap keamanan di ruang digital.
Melalui penyelenggaraan yang lebih luas dan rutin, Kapolri berharap e-sports dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus membuka peluang bagi lahirnya talenta Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.





