Breaking News
Live Update Berita Terkini

Indonesia ASRI, Program Prabowo untuk Lingkungan Aman dan Sehat

Minggu, 8 Feb 2026
Editor: Eky
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menyampaikan sambutan saat kegiatan Tarhib Ramadan 1447 Hijriah di Jakarta, Minggu (8/2/2026), sekaligus menjelaskan program Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Amirul Ikhsan/kemenag.goid)
Dengarkan dgn suara Siap
66K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i menjelaskan makna program Indonesia ASRI yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto. Program ini menekankan lima pilar utama, yakni Aman, Sehat, Rapi, Indah, dan Iklim Nyaman, sebagai fondasi pembangunan nasional yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto tengah menggulirkan program Indonesia ASRI sebagai upaya menciptakan kehidupan bermasyarakat yang aman, sehat, tertata, indah, dan berkelanjutan.

Penjelasan tersebut disampaikan Wamenag saat menghadiri Tarhib Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Jakarta, Minggu (8/2/2026).

Menurut Wamenag, pilar pertama Indonesia ASRI adalah Aman, yang menjadi prasyarat utama bagi terciptanya kehidupan beragama dan bermasyarakat yang harmonis. Pemerintah, kata dia, tengah berupaya menghadirkan rasa aman melalui penegakan hukum yang tegas dan kebijakan strategis lainnya.

“Bapak Presiden mencanangkan Indonesia yang Aman. Karena itu penegakan hukum harus pasti, koruptor ditangkap, dan illegal logging dihentikan agar kekayaan alam kembali untuk kemakmuran rakyat,” ujar Wamenag.

Ia menegaskan, kebijakan Presiden Prabowo dalam mengambil kembali aset negara yang dirampok untuk membiayai pendidikan dan pemenuhan makanan bergizi merupakan langkah yang sah secara hukum dan halal secara agama. Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 serta semangat keberpihakan kepada rakyat kecil.

Terkait pilar Sehat, Wamenag mengaitkannya dengan nilai ibadah puasa Ramadan. Ia menjelaskan bahwa puasa bertujuan membentuk pribadi yang sehat secara jasmani dan rohani, yang diwujudkan melalui kegiatan jalan santai dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian Tarhib Ramadan.

“Puasa itu mendidik kita agar sehat. Salah satu target dari ibadah puasa adalah kesehatan. Ini selaras dengan pilar Sehat dalam Indonesia ASRI,” katanya.

Selain itu, Wamenag juga menyoroti pilar Rapi dan Indah. Pemerintah berencana menjalankan program “gentengisasi” melalui pembagian mesin pencetak genteng gratis untuk mengganti atap seng yang dinilai kurang sehat dengan atap genteng yang lebih ramah lingkungan.

Ia turut mengapresiasi keterlibatan ASN, TNI, dan Polri dalam menjaga kebersihan pantai dan sungai di berbagai daerah. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan indah merupakan modal penting bagi sektor pariwisata yang hasilnya akan kembali digunakan untuk kesejahteraan rakyat.

Lebih lanjut, Wamenag mengajak masyarakat meneladani semangat persatuan yang ditunjukkan Presiden Prabowo dengan merangkul berbagai pihak demi kepentingan bangsa. Ramadan dinilainya sebagai momentum tepat untuk memperkuat kembali persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman.

“Persatuan adalah kebutuhan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam kehidupan beragama,” ujar Wamenag.

Menutup sambutannya, Wamenag mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan dan optimisme. Ia menilai rintik hujan yang turun saat kegiatan berlangsung sebagai rahmat dan berharap keberkahan Ramadan membawa kebaikan bagi bangsa.

“Kita doakan Presiden agar terus memimpin Indonesia menjadi bangsa yang maju dan bermartabat. Dengan semangat ASRI dan keberkahan Ramadan, Indonesia akan semakin kuat,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.