Gunung Semeru Erupsi, Kolom Letusan Capai 900 Meter
Lumajang, 12 September 2026 — Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Sabtu malam. Kolom letusan teramati mencapai 900 meter di atas puncak Mahameru.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, mengatakan erupsi terjadi pada pukul 19.09 WIB. Informasi tersebut disampaikan melalui laporan tertulis yang diterima di Lumajang.
“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu ini pukul 19.09 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 900 meter di atas puncak,” kata Sigit.
Ia menjelaskan, kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal teramati mengarah ke timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi 140 detik.
Berdasarkan data pengamatan, Gunung Semeru mengalami 11 kali erupsi pada Sabtu sejak pukul 03.30 WIB hingga 19.10 WIB. Tinggi kolom letusan berkisar 500 hingga 900 meter di atas puncak Mahameru.
Rekomendasi Aktivitas Masyarakat
Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diminta mematuhi rekomendasi keselamatan dan tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.
“Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” ujar Sigit.
Selain itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut rawan lontaran batu pijar.
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.
“Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” katanya.





