oleh

Gunakan Aplikasi SIMEP, KPAI Lakukan Pendampingan Perlindungan Anak

-BERITA, GORONTALO-228 Dilihat

GORONTALO [kabarpublik.id] – Team KPAI yang diwakili oleh Analis Ahli Madya KPAI, Atjeu Janestri., Analis Data dan Informasi Perlindungan Anak., Sander Dicky Zulkarnaen., Analis Data dan Statistisi Rizki Wahyudi, bersama Dr. Ir. Darda Daraba, M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo dan Syamsudin M. Eda., Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Gorontalo, Freksi Gani, ST., MM., Kabid Perlindungan Anak DSP3A Provinsi Gorontalo, mengadakan Pendampingan Pengisian Aplikasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak KPAI Tahun 2022 secara luring di Gorontalo.

Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Provinsi Gorontalo ini mengundang seluruh stakeholders lintas sektor terkait tingkat provinsi dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak seluruh Kabupaten/Kota se-Gorontalo. Hadir sekaligus membuka acara, Dr. Ir. Darda Daraba, M.Si Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo yang mewakili Gubernur Provinsi Gorontalo yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya, Perwakilan KPAI menyampaikan urgensi Aplikasi SIMEP KPAI untuk memotret kinerja dan capaian pelaksanaan Perlindungan Khusus Anak dan Pemenuhan Hak Anak serta implementasi Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) di daerah. Melalui Aplikasi SIMEP, laporan SIMEP akan menjadi masukan dan usulan dalam perumusan kebijakan penyelengaraan perlindungan anak.

Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Dr. Ir. Darda Daraba, M.Si menyampaikan salam hormat dari Gubernur Provinsi Gorontalo, beliau menyampaikan agar seluruh peserta Pendampingan SIMEP KPAI se-Gorontalo dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendampingan dan dapat memaksimalkan pengisian SIMEP PA KPAI 2022. Dipandu oleh Moderator Freksi Gani, ST., MM. Kabid Perlindungan Anak DSP3A Provinsi Gorontalo, Atjeu Janestri dan Sander Dicky Zulkarnaen team dari KPAI menjadi narasumber sekaligus memandu para peserta pendampingan SIMEP PA KPAI 2022.

Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak merupakan media berbentuk aplikasi yang diprakarsai oleh KPAI untuk melakukan pengawasan hasil monitoring dan evaluasi terhadap peraturan dan regulasi, kelembagaan dan sumber daya manusia, program dan anggaran, pelayanan kasus, dan implementasi sistem peradilan pidana anak.

Sebagai bentuk pengawasan perlindungan dan pemenuhan hak anak sekaligus sebagai bagian dari upaya advokasi, KPAI sudah melakukan monitoring evaluasi perlindungan anak berbasis digital yaitu melalui Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak.

Sistem ini memiliki 2 (dua) aspek penilaian yakni Pertama, pada aspek Perlindungan Anak (PA) antara lain: peraturan dan regulasi, kelembagaan dan SDM, program dan anggaran, serta pelayanan kasus. Kedua, pada aspek Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), antara lain: peraturan dan produk hukum, kelembagaan dan SDM, sarana dan prasarana dalam mendukung Undang-Undang SPPA seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), Bapas, Pengadilan, Kepolisian.

Pada tahun 2022, guna menghimpun data dan informasi terkait penyelenggaraan perlindungan anak di Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia, KPAI telah melakukan pengembangan kembali terkait instrumen SIMEP PA yang meliputi Indikator Pemenuhan Hak Anak (PHA), Perlindungan Khusus Anak (PKA), Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), dan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) serta instrumen pengembangan di masing-masing indikator.

Adapun Tujuan dari hasil monitoring dan evaluasi ini adalah untuk memberikan saran dan masukan kepada para pihak guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan perlindungan anak dan dijadikan sebagai salah satu aspek pertimbangan dalam pemberian Anugerah KPAI.

Berdasarkan hasil pengisian SIMEP PA Tahun 2021, Provinsi Gorontalo tidak melakukan penginputan kedalam Aplikasi SIMEP PA, dimana dari 6 (enam) Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo, yang melakukan penginputan SIMEP PA pada Tahun 2021 hanya Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Gorontalo Utara, sedangkan Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Pahuwato, Kota Gorontalo tidak ada melaporkan hasil penyelenggaraan perlindungan anak melalui aplikasi SIMEP PA pada Tahun 2021.

Diharapkan ke depan, seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo berpartisipasi aktif dalam melaporkan capaian-capaian penyelenggaraan perlindungan dan pemenuhan hak anak serta implementasi SPPA melalui SIMEP PA, khususnya Provinsi Gorontalo yang telah banyak terobosan dan capaian program di bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak.

Pelaporan SIMEP PA dibuka sejak Bulan Januari 2022 hingga tanggal 20 Juni 2022. Seluruh provinsi/kabupaten/kota masih dapat melakukan koordinasi dengan instansi vertikal di daerah serta menyiapkan seluruh berkas yang dibutuhkan untuk pengisian SIMEP PA 2022 sampai batas waktu ditutupnya aplikasi SIMEP PA 2022.

Harapan beberapa peserta yang hadir dari pemerintah daerah se-Provinsi Gorontalo yang diungkapkan dalam pertemuan tersebut, berharap dengan pendampingan dari KPAI langsung dapat maksimal melaporkan hasil capaian pemenuhan dan perlindungan anak tahun 2022 di Gorontalo, serta meningkatkan pencapaian bagi pemerintah daerah yang belum mengisi dalam Aplikasi SIMEP PA supaya lebih baik dalam pelaporannya di tahun ini. #[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar