JAKARTA (kabarpublik.id) – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menyalurkan sebanyak 2.033 unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada masyarakat sepanjang periode 2022 hingga 2025.
Program ini merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Punya Alat Pemadam Api Ringan (GEMPAR) guna memperkuat upaya pencegahan kebakaran sejak dini.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria, menjelaskan bahwa APAR berkapasitas 3,5 kilogram tersebut dibagikan masing-masing dua unit untuk setiap RT yang telah mengikuti pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
“Selain pembagian APAR, kami juga memberikan pelatihan, membentuk Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG), serta Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Target kami, setiap RT memiliki dua orang Redkar yang siap bertugas,” ujar Muchtar, Minggu (4/1).
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Edi Parwoko, menambahkan bahwa pelatihan dan distribusi APAR bertujuan agar warga mampu melakukan penanganan awal saat terjadi kebakaran sehingga api tidak berkembang menjadi lebih besar.
Menurutnya, pembagian APAR difokuskan pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran tinggi. “Prioritas kami adalah kawasan padat penduduk dan padat hunian, wilayah dengan keterbatasan sumber air, akses jalan sempit yang sulit dilalui mobil pemadam, serta faktor risiko lainnya,” jelas Edi.
Melalui program GEMPAR ini, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur berharap peran aktif masyarakat dalam pencegahan kebakaran semakin meningkat, sekaligus menekan potensi kerugian akibat kebakaran di lingkungan permukiman.






