Laporan : Yadi / Editor : YR
Maluku Utara [Kabarpublik.id] – Sosialisasi dan evaluasi satu data ketenagakerjaan atau SDK ini adalah bertujuan untuk menciptakan tata kelola data ketenagakerjaan yang akurat, muktahir, terpadu, dan dapat dipertanggung jawabkan.
Demikian disampaikan oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara, Fajrin Albaar kepada media ini disela-sela kegiatan di hotel Muara Mal Ternate, Selasa, 8 Juli 2025.
Namun yang paling terperinci dari satu data ketenagakerjaan ialah pertama, mewujudkan ketersedian data ketenagakerjaan yang terstandar dari 10 Kabupaten Kota. Kedua, meningkatkan kualitas dan integritas data ketenagakerjaan.
“Ketiga, mendukung kebijakan pemerintah di sektor ketenagakerjaan. Kemudian yang keempat, mendorong keterbukaan dan transparansi data ketenagakerjaan. Kelima, memperkuat tata kelola data ketenagakerjaan,” ucapnya.
Lebih lanjut, serta yang keenam, menjadi acuan pelaksanaan dan pedoman bagi instansi pusat dan daerah. Dikatakan, kan nanti ada portal satu data ketenagakerjaan yang dibentuk oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
“Yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi instansi pusat dan daerah dalam melaksanakan tata kelola ketenagakerjaan. Dan terakhir mendukung pemulihan ekonomi nasional khususnya di sektor ketenagakerjaan,” bebernya.
Dari kegiatan ini pada prinsipnya diharapkan, memiliki data sektoral secara keseluruhan untuk diinput ke portal Kemnakertrans, sehingga itu bisa kita gunakan. Apalagi di era digitalisasi sekarang ini yang dibutuhkan adalah data.
“Kan selalu disampaikan oleh Ibu Gubernur melalui Kepala Dinas dalam arahannya bahwa masing – masing OPD harus memiliki data sektoral lebih akurat dalm proses pemerintahan,” sebut Sekretaris Disnakertrans Maluku Utara.
Selain itu, ia menambahkan, kegiatan ini dihadiri 8 perwakilan Disnakertrans Kabupaten Kota minus Sula, dan Taliabu. Pada prinsipnya mereka sudah diundang, namun karena pertimbangan geografis cukup jauh, maka belum sempat hadir.
“Kita tetap berkoordinasi meminta data sektoralnya untuk membantu penginputan. Pelaksanaan kegiatan ini kurang lebih dua hari. Dan hari ini secara teknis sekaligus penginputan data sampai pada tanggal 9 Juli,” pungkasnya.





